Advertisement
INOVASI MAHASISWA FKG UGM : Limbah Kayu Jadi Alat Peraga Gigi Interaktif
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Mahasiswa Jurusan Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FKG-UGM) menghadirkan alat peraga gigi interaktif bagi penyandang tuna netra berbahan baku dari serbuk kayu.
Di tangan mahasiswa Kedokteran UGM, limbah serbuk kayu kini berubah rupa menjadi ornamen berbentuk macam-macam jenis gigi. Serbuk kayu tersebut direkatkan dengan lem agar saling menempel dan bisa disusun menjadi bentuk gigi. Ada yang berbentuk geraham, gigi taring dan gigi susu. Alat peraga gigi itu diperuntukkan bagi penderita tuna netra.
Advertisement
"Kaum tunanetra itu kan punya indra peraba yang tajam, jadi dengan bahan serbuk kayu ini lebih memudahkan mereka dalam mengenali bagian-bagian yang disentuh," ujar Apriliani Astuti, ketua kelompok mahsiswa pencipta kreasi alat peraga gigi interaktif itu saat memamerkan hasil karyanya di kampus UGM, Jumat (16/5/2014).
Sisi yang menarik lagi, di alat peraga gigi interaktif itu terdapat komponen suara yang bisa menjelaskan tentang pernak-pernik gigi. Ada beberapa tombol yang serselip dalam lapisan luar alat peraga gigi itu. Ketika penyandang tuna netra menekan salah satu bagian gigi, misalnya tombol yang berada pada lapisan email gigi. Maka seketika itu speaker yang berada di dalam lapisan gigi akan mengeluarkan suara penjelasan mengenai fungsi email, tips cara melindungi email gigi bagaimana? Dan sebagainya.
Adapun alat ini diciptakan Apriliani bersama empat rekannya, Isti Noor Masita, Navilatul Ula, Hamzah Azaludin dan Brisma Meihar Arsyandi. Alat peraga yang memakan biaya Rp3 juta itu rencananya akan disumbangkan ke
sekolah-sekolah khusus penyandang tuna netra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement




