Advertisement

HARI GURU : Kualitas Guru di Indonesia Masih Memprihatinkan

Abdul Hamied Razak
Senin, 25 November 2013 - 18:48 WIB
Maya Herawati
HARI GURU : Kualitas Guru di Indonesia Masih Memprihatinkan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Selain kurangnya perlindungan terhadap nasib guru, kualitas mengajar guru pun masih memprihatinkan. Pemerintah pun didesak memperhatikan profesionalisme guru tersebut.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Zainal Fanani mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas profesi guru di Indonesia.

Advertisement

“Bila terjadi kasus guru menjewer murid, pasti guru yang akan disalahkan. Seringkali guru dipersalahkan jika muncul masalah yang melibatkan siswa. Ini menandakan payung hukum perlindungan bagi guru masih belum berjalan maksimal,” terang Zainal saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (25/11/2013).

Organisasi PGRI, kata Zainal, selalu mendorong pemerintah untuk memperhatikan undang-undang atau payung hukum untuk menjaga profesionalisme guru. Dengan payung hukum, maka sikap dan perilaku guru dalam mendidik bisa terjaga.

“Guru akan memperhatikan kode etik profesi mereka sebagai pendidik. Setiap tindakan mereka akan ada aturannya,” kata Zainal.

Diakuinya, kualitas guru di DIY tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Kebijakan pusat juga memengaruhi kualitas guru di DIY. Dari segi kesejahteraan saja, dari sekitar 52.000 guru di DIY, baru 40% saja yang sudah berstatus PNS.

“Perhatian pemerintah kepada guru, seharusnya dimulai sejak perekrutan sampai guru memasuki masa pensiun. Tidak ada istilahnya guru berhenti diberikan pelatihan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmata Baskara Aji mengakui bahwasannya kualitas guru masih harus ditingkatkan. Guru harus mau bersusah payah dan berkorban untuk meningkatkan kualitas mengajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement