Wali Kota Solo Dilaporkan soal Baliho Ultah Jokowi, Ini Responsnya
Wali Kota Solo Respati Ardi dilaporkan ke Kejari terkait baliho ultah Jokowi. Ia hormati proses hukum dan siap mengikuti aturan.
KPH Notonegoro (tengah) berjalan meninggalkan menuju Bangsal Kasatriyan, Kraton Yogyakarta, Selasa (22/10). Setelah melakukan prosesi akad nikah di Masjid Panepen, KPH Notonegoro kembali ke Bangsal Kasatriyan untuk bersiap melanjutkan prosesi Pernikahan Agung Kraton Yogyakarta selanjutnya. ANTARA FOTO/Noveradika/Koz/pd/13.
Harianjogja.com, JOGJA- Begitu keluar dari Masjid Panepen, Kraton, Kanjeng Pangeran Notonegoro tampak menebar senyum. Wajahnya tampak sumringah seolah sudah lega karena telah dinikahkan oleh ayah mertuanya sendiri, ia berulang melambaikan tangan ke pewarta foto yang tengah menunggu di luar.
Usai menjalani ijab kabul, Notonegoro dengan dipimpin Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hadiwinoto kembali ke Bangsal Kasatriyan. Melalui pengiring gamelan dan Bangsal Kencana (lokasi panggih), Notonegoro dengan mengenakan baju atela terlihat santai.
Bahkan ketika melihat seorang pewarta fotografer yang saling tumbukan dengan fotografer lainnya karena terburu mengejar momen iring- iringan itu, Notonegoro sempat menggoda. “Hayo- hayo...” celetuk Notonegoro meledek sambil mengembangkan senyumnya.
Sekitar pukul 07.32 WIB, Notonegoro resmi melepas masa lajangnya . Dengan menggunakan bahasa J awa, pria bernama kecil Angger Pribadi Wibowo itu melangkungkan ijab kabul pernikahan di Masjid Panepen.
Adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X, ayah mertuanya sendiri yang menikahkan Notonegoro. Dengan mengenakan baju taqwa, Sultan duduk di depan meja menghadap ke timur membelakangi Mi’rab di bangunan utama masjid seluas 7X6 meter.
Duduk di samping kanan Sultan (selatan), dua adiknya, yakni KGPH Hadiwinoto dan GBPH Prabukusumo. Sementara di samping kirinya (menghadap ke selatan) adalah penghulu KRT Haji Ahmad Kamaludiningrat, dan Kepala KUA Suparno yang semalam batal hadir dalam prosesi tantingan.
Dalam ijab itu, Notonegoro menyerahkan mas kawin berupa Alquran dan seperangkat alat salat. Sejarahwan UGM Prof Djoko Suryo yang ikut masuk dalam prosesi ijab itu menyaksikan Notonegoro sempat terlihat gugup . “Nervous tapi tetap tenang,” (Andreas Tri Pamungkas/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi dilaporkan ke Kejari terkait baliho ultah Jokowi. Ia hormati proses hukum dan siap mengikuti aturan.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.