Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
JAKARTA— Penyelundupan yang tak biasa terjadi dari Mesir ke Gaza. Biasanya benda atau barang yang diselundupkan adalah narkotika, emas, alkohol, atau benda berharga lainnya. Namun, tidak demikian untuk kasus ini.
Seperti dilansir mirror.co.uk, Kamis (16/5), demi untuk merasakan ayam goreng KFC di Gaza Palestina, maka seseorang harus menyelundupkannya lewat jalan rahasia berupa terowongan dari Mesir ke Gaza.
Pasalnya, tak ada cabang KFC di Palestina. Mau tak mau orang yang ingin makan KFC harus mengimpor dari Mesir. Jika ingin memakan ayam goreng impor ini, maka penduduk Gaza harus menunggu 3 jam dan membayar dua kali lipat. Itupun bila pengantar makanan tidak tertangkap penjaga Hamas.
Jalur rahasia berupa terowongan itu juga dipergunakan untuk menyelundupkan barang-barang lain. Suatu perusahaan di Mesir bernama Al-Yamama mengenakan bayaran sebesar 18 pound untuk harga paket keluarga, sedangkan di Mesir harganya hanya 7,50 pound.
“Terkadang pasukan Hamas memeriksa makanan, terkadang lagi angkutan dari Sinai datang terlambat,” ujar juru bicara perusahaan itu.
Seorang penduduk Palestina yang berstatus mahasiswa, Abou Fares,22, mengatakan: “Tetap nikmat, seklaipun ayam goreng dingin.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina