Kisah Timnas Iran yang Dikepung Senjata di Piala Dunia 2026
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.
BAGHDAD- Sedikitnya 20 orang tewas dan 200 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka setelah serangan bom mobil meledak dan ledakan di sebuah pos pemeriksaan bandara internasional Baghdad, Senin (15/4/2013).
Selain di Baghdad, serangan juga dilakukan di Kirkuk, TuzKhurmato dan kota-kota lain datang hanya beberapa hari sebelum rakyat Irak melakukan pemilihan.
Hingga berita diturunkan belum ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Namun, kubu Al Qaeda, dan kelompok Islam Suni telah bersumpah akan melawan kaum Syiah dan pemerintah.
"Dua kendaraan berhasil mencapai pintu masuk bandara Baghdad dan dibiarkan terparkir di sana.
Sementara kami melakukan pencarian rutin, dua mobil meledak dalam waktu yang berbeda. Dua penumpang yang bepergian ke bandara tewas," kata satu sumber polisi, seperti dilansir Reuters.
Serangan paling mematikan terjadi di Tuz Khurmato, 105 km sebelah utara Baghdad. Sebanyak empat bom dilaporkan telah meledak dan menewaskan lima orang dan melukai 67.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru dari Palur hingga Tugu Yogyakarta. Cek jam keberangkatan lengkap dan informasi layanan KRL hari ini.
ISI Jogja menggelar pameran seni bertema Post-Machine Algorithm yang membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia seni.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.