Advertisement
LAPAS SLEMAN DISERBU: Otopsi Satu Jenazah Butuh 4 jam
Advertisement
Advertisement
SLEMAN-Tim Forensik Rumah Sakit Umun Pusat (RSUP) Dr Sardjito bersama Polda DIY sedang melakukan otopsi terhadap empat jenazah korban insiden penembakan di Lapas Sleman.
"Empat jenazah korban penembakan tiba di RSUP Dr Sardjito pada 09.40 WIB dan langsung dilakukan otopsi pada 09.45 WIB di bawah koordinasi dr Libur dan dr Mardiana," kata Humas RSUP Dr Sardjito Tresno Hery Nugroho , Sabtu (23/3/2013).
Ia mengatakan, untuk mengotopsi satu jenazah membutuhkan waktu antara empat hingga tujuh jam. Sehingga pihaknya belum dapat memastikan jenis senjata yang digunakan, jumlah luka hingga bagian yang terkena tembakan.
"Saat ini, otopsi sedang berlangsung. Kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait ini," katanya.
Sebelumnya, empat tersangka yang tewas ditembak segerombolan orang tersebut sebelumnya terlibat dalam pembunuhan Sertu Santoso, anggota Kopassus Grup II Surakarta, di Hugos Cafe, Selasa (19/3/2013) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Pameran Teh Nasional Digelar di JEC Bantul, Dorong Nilai Tambah Produk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Digitalisasi Jadi Strategi Pemkab Kejar Target PAD 2026 Rp753,3 Miliar
- 10 Berita Terpopuler Pagi Ini di Harianjogja.com, Jumat 27 Maret 2026
- Pakai VR, Mahasiswa UNY Temukan Cara Gen Z Bertemu Diri Sendiri
- Arus Balik Masih Bergulir Penumpang KA dari Jogja Tembus 64.567
- Cuaca DIY Jumat 27 Maret Hujan Ringan hingga Petir di Sejumlah Wilayah
- Cara Baru Akses Bansos di Sleman, Warga Bisa Daftar Sendiri
- Kasus Dokter Meninggal Picu Penelusuran Campak di Cianjur
Advertisement
Advertisement



