Advertisement
PRESIDEN PKS TERSANGKA: Simpatisan Kecewa Berat
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/01/luthfi-hasan-ishaaq7-370x303.jpg" alt="" width="370" height="303" />JAKARTA— Lingkaran Survei Indonesia menilai kasus dugaan suap importasi daging sapi yang menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dapat mengganggu konsolidasi partai tersebut menghadapi pemilu 2014.
Peneliti LSI Adjie Alfaraby mengatakan ada dua implikasi dari penetapan Presiden PKS Luthfi Hasan sebagai tersangka oleh KPK.
Advertisement
Menurutnya, terseretnya pentolan PKS itu dalam kasus dugaan suap akan mengganggu konsolidasi PKS menghadapi pemilu 2014.
”Karena PKS akan disibukkan dengan proses hukum LHI dan klarifikasi publik atas segala pemberitaan media. Selain itu juga memunculkan kekecewaan mendalam dari para simpatisan PKS dan publik secara luas,” ujarnya, Kamis (31/1/2013).
Hal itu, lanjutnya, disebabkan PKS selama ini dikenal dan selalu mengklaim sebagai “partai bersih”. Walaupun belum terbukti di pengadilan, katanya, opini publik atas tersangkanya LHI telah merusak kredibilitas PKS.
“PKS terancam kehilangan dukungannya oleh simpatisan dan pendukungnya.”
Adjie memaparkan secara umum, penetapan LHI sebagai tersangka kasus korupsi impor daging sapi, semakin menambah daftar panjang kader partai politik yang tersangkut kasus korupsi. Kasus itu, lanjutnya, akan terus menggerus citra partai politik.
”Kepercayaan publik terhadap partai politik memudar,” tambahnya. (JIBI/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement




