Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Warga menyaksikan proses evakuasi mobil dalam laka Tasikmadu, Minggu (16/6/2019). (Istimewa-Wagiman)
Harianjogja.com, KARANGANYAR – Dua orang meninggal dunia seketika dalam kecelakaan tragis di Tasikmadu, Karanganyar, Minggu (16/6/2019) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Satu di antara korban meninggal adalah seorang siswa SMP berinisial P yang merupakan warga Tasikmadu.
Informasi yang dihimpun JIBI/Solopos, kecelakaan terjadi di sekitar Jembatan Gabahan, selatan PG Tasikmadu atau sekitar 100 meter dari RS PKU Karanganyar. Kecelakaan terjadi saat mobil Suzuki APV berpelat nomor AA 9301 HK yang dikemudian warga Kauman, Cangakan, Karanganyar, Sukro Haryanto, 42, melaju dari arah Kebakkramat ke Manggung, Cangakan atau dari utara ke selatan. Sementara itu, sepeda motor Yamaha Jupiter MX berpelat nomor AD 6012 LP yang dikendarai P dan temannya melaju dari arah berlawanan.
Keduanya bertabrakan di sekitar Jembaran Gubahan hingga kondisi kaca depan dan bagian depan mobil APV rusak parah. Di sisi lain, sepeda motor yang menabrak juga ringsek. Seorang pengendara dan pembonceng langsung meninggal dunia di lokasi kecelakaan.
Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Sugiman, 31, mengatakan kondisi dua orang pengendara motor sudah meninggal di lokasi kejadian. Ia mengatakan saat itu ia sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Ngablak, Papahan, Tasikmadu. Saat melintas di lokasi kejadian, ia melihat kecelakaan. Dia lalu mengecek kondisi dua orang tergeletak di jalan.
"Kalau melihat postur dan wajah itu masih remaja. Dan sudah meninggal di lokasi karena kondisinya begitu," kata Sugiman, Minggu malam.
Sugiman mengecek pengendara mobil yang masih berada di dalam mobil setelah kejadian. Menurutnya, mobil tersebut membawa satu keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan anak. Tetapi Sugiman tidak dapat memastikan berapa anak yang berada di dalam mobil.
"Panik sopirnya. Saya hampiri, saya minta menghubungi polisi. Lima menitan itu polisi Polsek [Tasikmadu] datang. Enggak lama polisi Polres [Karanganyar] datang," ujar dia.
Kondisi mobil ringsek pada bagian kiri depan. Akibatnya, bagian wajah dari istri pengemudi mobil mengalami luka. Beruntung, anak pengemudi yang duduk di pangkuan ibunya tidak mengalami luka.
"Mobil bagian kiri sampai njeblos ke dalam. Tadi saya lihat ada luka di wajah istri pengemudi. Luka di hidung atau di atas mulut begitu. Langsung dirawat di PKU Muhammadiyah. Kalau si pengemudi enggak apa-apa. Anaknya juga. Tapi kurang tahu anaknya satu atau dua," ungkap dia.
Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Sutarno, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, saat dihubungi Solopos.com, Minggu malam, mengaku masih mencari identitas para korban. Tim dibagi menjadi dua.
“Kami masih dibagi menjadi dua, olah TKP dan mencari identitas korban serta keluarganya,” terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.