Kulonprogo Genjot Investasi, Siapkan Lahan dan Perizinan
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Ilustrasi - Tim medis memeriksa kesehatan sopir angkutan umum antar kabupaten di Terminal Malengkeri Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/7)./Antara-Yusran Uccang
Harianjogja.com, JAKARTA--Enam sopir bus dari berbagai perusahaan otomotif (PO) di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, positif tidak laik mengemudi.
Kepala seksi (Kasi) Sumber Daya Kesehatan Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Lia Sumarti di Jakarta, Sabtu (8/6/2019), mengatakan pemeriksaan kesehatan sopir bus telah dimulai sejak 29 Mei hingga 13 Juni 2019.
"Hasil pemeriksaan ada beberapa pengemudi diketahui berisiko setelah dilakukan pengecekan," kata dia.
Dari enam sopir bus tersebut diketahui mereka mengidap hipertensi berat dan gula darah tinggi disertai gejala penyerta. Dia mengatakan, pemeriksaan kesehatan tersebut secara rutin dilakukan oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat setiap Lebaran untuk memastikan para sopir bus maupun penumpang dalam kondisi sehat saat berangkat.
Bentuk pemeriksaan yang dilakukan pengecekan berat badan, tinggi badan, tensi darah, gula darah, kadar alkohol, amfetamin, dan lain sebagainya. Hal itu bertujuan pengemudi maupun calon penumpang dalam kondisi sehat.
Selain melakukan pengecekan kesehatan di Terminal Kalideres, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat juga melakukan hal yang sama di Terminal Grogol. Berdasarkan data rekapitulasi kegiatan harian angkutan Lebaran Terminal Kalideres 29 Mei hingga 7 Juni tercatat 191 sopir bus yang telah diperiksa kesehatannya.
Sebanyak 135 di antaranya laik mengemudi 50 sopir laik namun dengan catatan dan enam tidak laik mengemudi. Sementara itu, salah seorang petugas kesehatan di Terminal Kalideres, dr Nana mengatakan khusus pemeriksaan per Jumat (8/6) baru tiga pasien yang datang.
"Baru tiga pasien hingga siang ini, sementara sopir bus belum ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Komisi III DPR mendesak aparat memburu seluruh aset dan aliran dana Eks Jampidsus FA serta mendukung pembentukan panja pengawasan kasus.
Penghentian jaringan 2G dinilai berpotensi dipercepat usai lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, namun migrasi jutaan pengguna masih jadi tantangan.
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi SPMB SD-SMP setelah banyak SDN dan SMPN kekurangan murid. Disdikpora menyiapkan regrouping sekolah.
Sebanyak lebih dari 120 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Impact Circle 2026, seminar dan workshop pengembangan diri yang diinisiasi oleh AIESEC
UGM memperluas pengembangan padi Gamagora di Madiun dengan Living-Lab dan 300 kg benih untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan.