Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Sejumlah mobil berhenti di bahu jalan di tengah kemacetan di ruas jalan menuju tempat istirahat (rest area) Batang, Jateng, Kamis (30/5/2019) malam. (Antara-Achmad Zaenal M.)
Harianjogja.com, PEKALONGAN — Sejumlah tempat istirahat (rest area) di Kabupaten Batang dan Kendal, Jawa Tengah kewalahan menampung mobil pemudik sehingga kendaraan meluber hingga bahu jalan tol di luar area rehat tersebut.
Ribuan mobil dari arah barat (Jakarta), sejak Kamis (30/5/2019) malam sekitat pukul 20.10 WIB langsung menghadapi kemacetan panjang selepas keluar dari tol Pekalongan. Penyebabnya, area parkir di tempat istirahat di jalan tol Batang itu kewalahan menampung mobil sehingga pengemudi terpaksa memarkir di bahu jalan tol di luar rest area.
Deretan mobil yang diparkir di bahu jalan ini menyebabkan arus kendaraan tersendat, apalagi sebagian ada yang memarkir sejajar dua mobil di bahu jalan tol. Polisi melalui pengeras suara di atas mobil berulang kali meminta pengemudi keluar dari bahu jalan menuju pintu keluar tol Kandeman. Namun, sejauh itu tidak banyak pengemudi yang mematuhi imbauan polisi.
Wartawan Antara dari lokasi kemacetan di tempat istirahat Batang melaporkan setelah 40 menit selepas keluar dari pintu tol Pekalongan baru bisa terlepas dari kemacetan panjang tersebut. Padahal, jaraknya hanya sekitar 3 km.
Mobil kembali bisa dipacu kencang selepas tempat istirahat tersebut, namun kemacetan kembali mengadang di tempat istirahat berikutnya. Hanya, di sini kemacetannya tidak sepanjang sebelumnya. Cukup 5 menit dilanda kemacetan, setelah itu pengemudi bisa melaju kencang.
Polisi di depan tempat istirahat tersebut terlihat sibuk mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak bertambah panjang. Selepas tempat istirahat tersebut, masih ada satu lagi rest area 391 A ketika mobil menuju ke Semarang.
Di tempat istirahat tersebut arus kendaraan kembali tersendat. Deretan mobil diparkir di bahu jalan menjadi penyebab mobil yang melaju dari barat tersendat. Pekalongan-Semarang yang biasanya hanya butuh waktu tempuh 1 jam, saat itu dicapai 1 jam 40 menit.
Tersendatnya arus lalu lintas, bahkan kemacetan panjang, dikhawatirkan akan bertambah parah seiring dengan meningkatnya jumlah pemudik bermobil di jalan Tol Trans Jawa bersamaan dengan mendekatnya Hari Idulfitri 1440 H.
Kondisi sama sekali terlihat dari arah timur (Semarang) ke Tegal. Mobil bisa dipacu kencang tanpa ada hambatan. Begitu pula tempat istirahat juga terlihat jauh lebih lengang dibandingkan dengan rest area di arah sebaliknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Pemutihan pajak kendaraan DIY 2026 menghapus denda PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ hingga 30 September. Simak kanal pembayarannya.
Perpanjang SIM A dan C di Sleman kini bisa dilakukan online lewat HP. Simak 9 langkah, dokumen, pembayaran, hingga pengiriman SIM.
Kasus penjualan Starlink tanpa izin di Mentawai memunculkan sorotan soal batas reseller resmi, ISP, perizinan, dan persaingan usaha.
PLN mengembangkan PLTS hingga 1.000 MWp dengan BESS 3,3 GWh di Bali untuk mengurangi penggunaan BBM impor dan memperkuat energi bersih.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 26 Agustus 2026, BMKG memprediksi seluruh wilayah DIY dominan cerah dengan suhu hingga 32°C.