Kolaborasi MTA-RSA UGM Bantu Stok Darah di Sleman
MTA Pakem dan RSA UGM gelar donor darah di Sleman. Diikuti 150 peserta, bantu penuhi kebutuhan stok darah.
Pendukung Joko Widodo mengacungkan topeng bergambar Jokowi di SUGBK, Jakarta, 13 April 2019./Reuters-Willy Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di DIY sangat dominan berdasarkan rekapitulasi KPU di tingkat provinsi, Selasa (7/5/2019).
Di Kota Jogja, Jokowi-Ma’ruf meraih 179.048 suara dan di Bantul meraih 427.755 suara. Adapun Prabowo-Sandi di Kota Jogja hanya meraih 92.166 suara sementara di Bantul hanya meraih 202.815 suara.
Sebelumnya, Jokowi-Ma’ruf lebih dulu unggul di Kulonprogo dan Gunungkidul. Mereka meraih 192.772 suara sementara paslon 02, memperoleh 92.917 suara. Suara Jokowi unggul 99.855 suara dari Prabowo. Di Gunungkidul, Jokowi-Ma’ruf meraih 379.653 suara sementara Prabowo-Sandi meraup 116.366 suara. Selisih suara mencapai 263.287 suara untuk kemenangan Jokowi.
Total suara yang diraih Jokowi-Ma\'ruf baik di Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul maupun Kulonprogo mencapai 1.179.228 suara. Adapun raihan suara Prabowo-Sandi di lokasi yang sama total mendapatkan 504.264 suara. Rekapitulasi suara tersebut belum termasuk dari Sleman yang akan digelar Rabu (8/5/2019) besok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MTA Pakem dan RSA UGM gelar donor darah di Sleman. Diikuti 150 peserta, bantu penuhi kebutuhan stok darah.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.
Platform Sapa UMKM jadi strategi pemerintah untuk pembinaan berbasis data dan membuka kemitraan UMKM dengan industri besar.
Kemendag dorong UMKM penuhi syarat ekspor global. Regulasi ketat jadi tantangan utama, termasuk standar kesehatan dan lingkungan.