Tiket Kereta Api pada 23 Desember 2022 Jadi Terlaris
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat tiket terlaris pada momen Natal & Tahun Baru 2023 (Nataru) jatuh pada 23 Desember 2022.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan/Bisnis-Aziz Rahardyan
Harianjogja.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Bara Hasibuan berharap PAN tak melibatkan diri dalam wacana kontraproduktif pascapemilu yang terkait Pilpres 2019.
"Saya cinta partai, saya ikut dirikan partai ini, saya ingin partai terus maju ke depan, saya ingin partai tidak ikut hal-hal yang mencelakakan partai. Misal ide-ide people power, terlibat klaim-klaim tidak ada dasarnya. Saya memang menentang itu demi kepentingan partai," jelas Bara pada Senin (29/4/2019).
Seperti diketahui, Bara tengah terlibat konflik internal di tubuh PAN akibat mendukung petahana Joko Widodo. Beberapa kader pun membuat petisi agar Bara dipecat dari kepengurusan partai.
Kendati demikian, Bara justru mengaku mendapati kemungkinan PAN untuk \'pindah haluan\' dari kubu penantang menjadi mendukung kubu petahana, lewat Ketua Umun PAN Zulkifli Hasan.
"Saya dekat dengan ketum, bukan hanya pemimpin saya, dia sahabat saya, saya tidak mungkin melakukan yang mencelakakan dia sebagai ketua umum. Malah saya lakukan demi kepentingan dia dan demi partai," jelasnya.
"Komitmen kami di koalisi Prabowo-Sandi adalah selesai Pilpres. Ini kan koalisi untuk Pilpres. Sudah selesai, ya kita berhak punya otoritas penuh untuk menentukan langkah direction ke depan, demi kepentingan partai dan apa yang bisa partai lakukan untuk berkontribusi untuk bangsa ini," tambahnya.
Senada dengan Bara, budayawan sekaligus mantan tokoh Muhammadiyah Mohamad Sobary dalam kesempatan yang sama, menyebut upaya people power justru bisa merepotkan pihak yang melontarkan ajakan itu sendiri.
Oleh karena itu, Sobary berharap muncul sosok pengingat dari internal kubu Prabowo-Sandi bahwa ajakan people power yang mereka ucapkan, terutama yang dilontarkan kawannya politisi senior PAN dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais, akan membawa mereka ke jalur politik yang berbahaya.
"Jangan salah, beberapa orang saya kira memang menunggu adanya people power itu. Ada orang-orang militan yang menunggu untuk turun ke jalan. Nah, yang tidak siap pasti Amien Rais sendiri dan Prabowo pada akhirnya, karena mereka tahu TNI dan Polisi akan siap [menghadapi]. Mereka juga sadar bahwa people power itu tidak ada alasannya. Mereka juga tahu," ungkap Sobary.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat tiket terlaris pada momen Natal & Tahun Baru 2023 (Nataru) jatuh pada 23 Desember 2022.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag