Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Longsoran tebing yang menimpa bagian rumah Ahmad Rodhli Setyoko di Dusun Kikis, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sabtu (23/3/2019)./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, BOGOTA--Sebanyak 17 orang tewas dan lima lainnya terluka akibat tanah longsor di Provinsi Cauca, Kolombia, menurut badan penanggulangan bencana negara tersebut, Minggu (21/4/2019).
Tanah longsor, yang disebabkan oleh hujan lebat, terjadi pada Minggu pagi di daerah pedesaan Kota Rosas, kata pernyataan badan tersebut.
Pada Minggu malam juru bicara badan tersebut mengatakan jumlah korban tewas bertambah dari sebelumnya 14.
Lima orang dilarikan ke rumah sakit dan delapan rumah hancur. Sebagian Jalan Raya Pan-American juga tertimbun tanah longsor.
Presiden Ivan Duque, yang didampingi menteri perumahan dan menteri transportasi, direncanakan mengunjungi daerah tersebut pada Minggu malam, kata pernyataan tersebut.
Tanah longsor biasa terjadi di pegunungan Kolombia, terutama saat musim hujan dan di sejumlah daerah, tempat rumah ilegal berbahaya dan jalan sempit dibangun di lereng bukit Andes yang gundul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.