Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi (kiri) memberikan bantuan kursi roda kepada salah satu penyandang disabilitas saat peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD), Srihardono, Pundong, Bantul, Senin (3/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah penduduk penyandang disabilitas di Indonesia diperkirakan mencapai 21 juta jiwa, dengan hak-hak yang telah dijamin melalui UU No. 8/2016 tentang penyandang disabilitas. Oleh karena itu, menjelang pemilihan Presiden dan jajaran legislatif, aliansi organisasi difabel Jogja merilis rekomendasi untuk menjamin hak difabel kepada siapapun yang akan menjadi presiden kelak, Jumat (12/4/2019).
Aliansi ini diantaranya terdiri dari, Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab), Organisasi Harapan Nusantara (Ohana), Wahana Keluarga Celebral Palcy (WKCP), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan lainnya.
Direktur Sigab, Suharto, mengatakan rekomendasi ini adalah hasil dari lokakarya yang dilakukan Aliansi organisasi difabel pada Rabu (27/3/2019) di Kantor KPU Kota Jogja. Rekomendasi ini ditujukan untuk siapa saja yang akan menjadi presiden, dan bukan mengarahkan pilihan pada salah satu pihak.
Dalam lokakarya tersebut, aliansi ini merumuskan isu-isu difabel yang belum tercover oleh kebijakan pemerintah. Suharto berharap, rekomendasi ini akan memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait isu difabel kepada pemerintah. “Untuk itu, kita sudah kirim rekomendasi ini ke kedua timses,” katanya.
Meski hak difabel telah dijamin konstitusi, pemerintah saat ini masih memiliki banyak PR. Pelanggaran hak difabel masih terjadi di berbagai lini layanan publik. Aliansi ini memetakan persoalan dalam tujuh poin, yakni hukum, pendidikan, ketenagakerjaan, kesejahteraan social, social budaya, infrastruktur dan pendataan difabel.
Ia menambahkan, dalam ketenagakerjaan, pemerintah harus memastikan tidak ada diskriminasi dalam penerimaan tenaga kerja, menyediakan aksesibilitas di lingkungan kerja, BPJS ketenagakerjaan mengakomodir alat bantu disabilitas, memastikan hak jenjang karir bagi difabel, dan memantau setiap perusahaan yang mempekerjakan difabel.
Dari sisi infrastruktur, pemerintah harus memastikan setiap sarana dan prasarana public aksesibel, melibatkan difabel pada setiap proses pembangunan, dan bersikap tegas dengan memberi sanksi bagi pelanggar aturan pembangunan aksesibel.
Pemerintah, kata dia, harus segera mengesahkan dan mengimplementasikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Peradilan bagi difabel, menginisiasi pelatihan bagi aparat penegak hukum terkait tata cara berinteraksi dengan difabel, dan ketersediaan peradilan yang aksesibel.
Suharto menjelaskan, setelah pemilu selesai dan diketahui siapa yang menjadi presiden, aliansi ini akan menindaklanjuti rekomendasi dengan mengajak diskusi kandidat yang terpilih. “Sebagai follow up, nanti kami juga akan memberi masukan terkait kebijakan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.