Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Sejumlah anggota tim pengawasan orang asing kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Magelang berfoto bersama seusai pengukuhan Tim Pora Magelang, Selasa (9/4/2019). (Antara-Heru Suyitno)
Harianjogja.com, MAGELANG--Kemenkumham mulai awasi warga negara asing yang meliput di wilayah Jawa Tengah khususnya Magelang dan sekitarnya selama Pemilu 2019.
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Tengah Ramli H.S. mengukuhkan tim pengawasan orang asing kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019). "Hal ini yang harus kita waspadai. Oleh karena itu kita harus bersinergi dalam melakukan pengawasan, bukan hanya semata-mata imigrasi tetapi semua pihak, apakah itu dari kepolisian maupun kementerian terkait," katanya,
Ia menyampaikan hal tersebut usai pengukuhan tim pengawasan orang asing kabupaten dan 21 kecamatan se-Kabupaten Magelang. "Kalau memang teman-teman dari kepolisian menemukan ada indikasi bahwa itu orang tidak benar, nanti akan bersama petugas imigrasi melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Sejauh mana keberadaan legalitas kegiatannya itu, apakah sesuai dengan perizinan yang dimiliki, kalau memang tidak sesuai nanti akan dilakukan penindakan," katanya.
Ia menuturkan dalam penindakan nanti petugas imigrasi yang akan melakukan pemeriksaan secara detail substansi hukum mana yang dilanggar. "Hal ini terhadap kegiatan antisipasi tentang masuknya pewarta asing ke wilayah kita. Kalau mereka sekadar melakukan peliputan seperti teman-teman ini saya rasa tidak ada masalah," katanya,
Namun, kalau peliputan itu ada muatan atau bahkan melakukan provokasi, hal ini yang harus diwaspadai, jangan sampai ketenangan pesta demokrasi ini terganggu karena masuknya unsur-unsur yang tidak bertanggung jawab, khususnya dari unsur asing. Selain pewarta asing, katanya yang perlu diwaspadai adalah keberadaan imigran ilegal yang ada di wilayah masing-masing.
"Kita bersyukur untuk di Jateng ini imigran tidak terlalu banyak, ada 110 orang yang dikurung di wisma community house, ada dari Afganistan dan Somalia. Mereka di bawah pengawasan imigrasi di suatu tempat, tidak mungkin mereka berkeliaran," katanya.
Ia menuturkan keberadaan imigran ini harus diwaspadai, jangan sampai mereka melakukan penghasutan. Kalau mereka akan memilih tentu kelihatan, mereka orang asing, petugas bisa menanyakan legalitasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Solopos.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah berawan hingga Selasa pagi. Suhu mencapai 32 derajat Celsius dengan potensi angin kencang di selatan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Inter Milan mengonfirmasi tengah mengupayakan transfer Cristian Romero dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas ini.