Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp78.500, Telur-Beras Naik
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Ilustrasi hoaks./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Puluhan penggiat media sosial (medsos) dari berbagai komunitas di Jogja mengikuti pelatihan jurnalistik anti hoaks. Mereka diharapkan bisa pawai menangkal setiap ada berita hoaks yang muncul.
Kegiatan tersebut digelar Katamata Community Jogja menghadirkan sejumlah wartawan dan praktisi media massa sebagai narasumber. Acara digelar sebagai respon atas maraknya peredaran berita hoaks yang memicu konflik sosial jelang Pemilu 2019.
"Fenomena saat ini masyarakat lebih mempercayai informasi di media sosial dari sumber yang tidak jelas," kata panitia penyelenggara, Ja’faruddin di Hotel Ruba Graha Jogja, Sabtu (6/4/2019).
Tidak sedikit orang mendadak menjadi wartawan dengan menyebarkan informasi baik berupa tulisan, foto maupun video dalam sosial media. Padahal informasi yang disebar tidak sesuai dengan kaidah jurnalistik. Di era media sosial, katanya, banyak netizen yang belum memahami beda sosial media dengan official web dan media massa online.
"Akibatnya masyarakat termakan informasi hoaks. Kalau semua orang bisa jadi wartawan otomatis tidak berlaku UU Pers. Di sini kami mengajak para komunitas medsos untuk bisa terlibat aktif mengcounter setiap berita hoax muncul,” ungkapnya.
Beberapa narasumber yang dihadirkan seperti Ketua AJI DIY Anang Zakaria; Wakil Ketua Bidang Hukum PWI DIY, Hudono; Jurnalis CNN Indonesia Teguh Supriyadi, dan Dekan Media Rekam ISI Jogja W Pamungkas.
Pamungkas sendiri merupakan mantan Ketua PFI Jogja. Dia mengatakan ada beberapa langkah bagaimana bisa mengidentifikasi foto hooks yang bertebaran di medsos. Foto hoax disebar untuk tujuan tertentu dan dilakukan secara massif. "Untuk mengecek kebenarannya, bisa ditelusuri lewat mesin pencarian foto apakah termasuk foto hoaks atau tidak. Percaya saja tapi tidak punya Informasi untuk menelusuri kebenarannya bisa termakan," katanya.
Dia berharap agar para netizen mampu membedakan antara foto hoaks dengan yang sesuai fakta. Menurutnya, hoaks tidak terletak pada foto yang diubah tetapi juga caption yang berbeda. "Caption bisa dipelintir. Foto ada tapi caption berbeda itu termasuk hoaks. Melawan hoaks, foto lebih dulu harus dilacak informasinya. Jangan hanya share," katanya.
Sementara Anang Zakaria menceritakan bagaimana sebuah negara seperti Irak hancur. Irak tumbang bermula dari informasi hoaks yang dihembuskan pihak tertentu. Hoaks menjadi hal menakutkan yang harus berusaha dicegah bersama.
"Penyebab invasi Amerika ke Irak karena informasi hoaks adanya senjata pemusnah massal, padahal ternyata tidak ada. Saat ini di Indonesia kondisinya, ada informasi salah tapi orang tak tahu informasi itu salah. Jangan sampai gara-gara berita hoax kita hancur ya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.