Sandiaga Gunakan Bendera NU saat Kampanye, PBNU Keberatan

Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso Sabtu, 06 April 2019 17:07 WIB
Sandiaga Gunakan Bendera NU saat Kampanye, PBNU Keberatan

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat kampanye di Lumajang, Madura, Kamis (4/4/2019)/tim media Prabowo-Sandi

Harianjogja.com, JAKARTA — Kampanye calon wakil presiden RO Sandiaga UNi disoal. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama merasa keberatan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno karena telah menggunakan benderanya saat kampanye di Lumajang, Madura pada Kamis (4/4/2019).

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang Hukum, HAM, dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengatakan bahwa bendera NU merupakan kehormatan organisasi berdasarkan hasil istikharah para pendiri.

Hasil pemikiran ini mencerminkan nilai-nilai luhur dan perjuangan NU dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.

“Kami jam’iyah NU memandang bahwa sebuah aspirasi atas hajat politik adalah sebuah hak setiap warga negara. Namun demikian NU memandang bahwa kinerja politik untuk meraih simpati masyarakat harus dilakukan dengan cara yang bermartabat tanpa menodai lembaga-lembaga organisasi dan institusi resmi di Republik ini,” katanya, Sabtu (6/4/2019).

Robikin menjelaskan bahwa keluarga NU Lumajang kecewa dan keberatan atas penyalahgunaan bendera yang digunakan pasangan calon presiden 02 ini.

“Kami menyampaikan bahwa tindakan pengibaran bendera NU dalam kegiatan kampanye politik semacam itu adalah bentuk pelecehan kepada Jam\'iyah Nahdlatul Ulama yang dapat menimbulkan gesekan horizontal di tengah masyarakat,” ucapnya.

Kamis, 4 April lalu Sandi kampanye di Lumajang. Dia meminta para pemdukungnya untuk terus bersama menjaga semangat Indonesia adil makmur. Sandi lalu mengibarkan bendera NU di hadapan relawan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online