Tok, DPR Resmi Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria
DPR resmi mengesahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/9/2026).
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution (kanan) tengah mendengarkan pemaparan progres pembangunan NYIA di Kecamatan Temon, Kulonprogo, Sabtu (19/1/2019). Harianjogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA - Batalnya operasional terbatas Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) pada Minggu (7/4/2019) mendapatkan respons beragam.
Pengamat ekonomi Edy Suandi Hamid berpendapat jangan memaksakan atau tergesa-gesa mengoperasikan BIY jika memang belum memenuhi standar. "Paling enggak harus memenuhi standar pelayanan minimal terkait dengan keamanan. Keamanan ini enggak boleh ada toleransi. Jangan sampai karena tenggat waktu jadi dipaksakan yang malah menimbulkan risiko," kata dia, Kamis (4/4/2019).
Kedua, standar pelayanan juga harus dipersiapkan dengan matang. Misalnya dengan fasilitas yang ada harus sudah memadai seperti layanan imigrasi. Servis seperti adanya gerai dan restoran juga sudah harus ada meskipun untuk minimum operasional.
"Karena ini berhubungan dengan wajah Jogja dan Indonesia juga. Karena kalau di awal itu kesannya buruk, mereka akan bercerita buruk padahal kita belum mulai beneran. Mereka bisa saja enggak kembali lagi dan cerita ke koleganya. Dibutuhkan kesiapan matang. Kalau emang belum siap ya enggak apa-apa, daripada dipaksakan malah berisiko," jelas dia.
Harapan senada disampaikan Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia DIY Udhi Sudiyanto. Udhi menilai operasional NIY memang harus dipersiapkan dengan semaksimal mungkin. Hal ini berkaitan dengan kenyamanan wisatawan ketika datang ke bandara anyar di Kulonprogo tersebut.
"Dan tentu kerapian airport tersebut harus dibuat maksimal. Saya pikir dibuat perkiraan maksimal kapan selesainya. Lebih baik agak lama tetapi maksimal daripada cepat-cepat, tetapi tidak maksimal," kata dia.
Predikat bandara internasional, kata Udhi, memiliki standar-standar yang harus dipenuhi khususnya keamanan. "Bila first arrival berjalan bagus, akan memberikan kesan yang bagus dan insyaallah akan berdampak positif. Dengan demikian, memang persiapan harus maksimal. Di sisi lain juga sambil mempersiapkan konektivitas dari dan ke NYIA [New Yogyakarta International Airport, nama bandara anyar sebelum diganti BIY] agar lalu lintas bisa berjalan lancar dan bisa diperhitunhkan dengan baik," jelas dia.
Uji Kelayakan
Project Manager NYIA PT. AP 1, Taochid Purnama Hadi mengatakan untuk pengoperasian perdana nanti, jalan masuk bagi calon penumpang pesawat menggunakan satu pintu utama. Jalan tersebut masih tahap pengaspalan. Adapun jarak dari pintu masuk sampai ke dalam bandara sekitar 1,5 km.
Pintu utama ini akan dilengkapi pagar dan gate yang saat ini juga masih tahap pengerjaan. Meski begitu rangka gate telah terpasang. Dalam waktu dekat tinggal memasang bagian atapnya yang nantinya berbarengan dengan pengerjaan area hijau.
"Nanti kami pakai satu gate dan empat garbarata, diperkirakan untuk jumlah penumpang selama satu tahun pertama sekitar 1,5 juta, tapi kalau pas opersi terbatas nanti jauh lebih sedikit," kata Taochid.
Selanjutnya akan ada flyover yang menghubungkan gerbang dengan terminal dan gedung parkir. Namun untuk flyover masih dalam tahap pembangunan dan pemasangan girder.
Untuk fasilitas parkir kendaraan pengunjung, gedungnya hampir selesai terbangun. Gedung tersebut akan memiliki kapasitas hingga 500 kendaraan. Pemasangan rambu-rambu di area parkir akan dikerjakan AP Support yang merupakan anak perusahaan AP1.
Terkait dengan akses menuju bandara, terdapat tiga cara yaitu menggunakan jalan nasional Jogja-Purworejo, Jalur Jalan Lingkar Selatan atau JJLS, dan kereta api dari Stasiun Tugu sampai Stasiun Wojo. Sedangkan untuk pemanfaatan Stasiun Kedungdang belum ada kejelasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPR resmi mengesahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/9/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).