KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
Letusan Gunung Anak Krakatau terlihat dari foto udara yang diambil dari pesawat Cessna 208 B Grand Caravan milik Maskapai SusiAir di Selat Sunda, Minggu (23/12). /Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung delapan kali dilanda gempa pada Kamis 4 April 2019. Status gunung api setinggi 156,9 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu masih waspada atau level II.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Jumat (5/4/2019) melaporkan, berdasarkan rekaman seismograf, Anak Krakatau mengalami lima kali gempa letusan, dua kali gempa low frequency dan sekali gempa vulkanik dangkal.
“Tremor menerus dengan amplitude 1–10 mm, dominan 3 mm,” tulis PVMBG dalam laman resminya sebagaimana dikutip Okezone.com..
Gunung Anak Krakatau, sebut PVMBG, dari kemarin hingga pagi ini visualnya terlihat jelas hingga tertutup kabut, tidak teramati asap kawah utama. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat.
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
Anak Krakatau terakhir erupsi pada 31 Maret 2019 pukul 00.56 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.