Kisah Paskibraka Nasional 2026: Melawan Minder hingga ke Istana
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Presiden Jokowi bertemu Presiden ke-3 RI, BJ Habibie beberapa waktu lalu. /Ist-Biro Pers Setpres
Harianjogja.com, SOLO--Presiden ketiga RI Baharuddin Jusuf Habibie mendapatkan penghargaan UNS Award Parasamsya Anugraha Dharma Widyatama Makayasa. Namun saat penyerahan anugerah pada Senin (11/3/2019), Habibie tidak dapat hadir lantaran masih berobat di Jerman.
Hal itu dikatakan salah satu putra Habibie, Ilham Habibie, yang juga mewakili ayahanda menerima penghargaan tersebut. "Pak Habibie sekarang di Jerman. Kesehatannya ya begitu-begitulah. Memang lagi berobat, belum bisa pulang," katanya di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (11/3/2019).
Ia mengatakan saat ini aktivitas ayahanda juga mulai berkurang dan lebih banyak beraktivitas di rumah. Menurut dia, BJ Habibie berada di Jerman sejak bulan Oktober 2018 dan rencananya akan pulang pada bulan April tahun ini.
Sementara itu, mengenai penghargaan dari UNS tersebut, dikatakannya, merupakan sebuah kehormatan bagi sang ayah. "Insyaallah apa yang disumbangkan oleh bapak akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sehingga kita bisa meningkatkan dan memaksimalkan kesejahteraan Indonesia," katanya.
Pada sambutannya, Ilham juga mengajak masyarakat untuk mereatualisasi nilai-nilai Pancasila agar dapat dijadikan acuan bagi Bangsa Indonesia dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi saat ini dan yang akan datang, baik persoalan yang datang dari dalam maupun dari luar negeri.
"Reformasi dan demokratisasi di segala bidang akan menemukan arah yang tepat manakala kita menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh toleransi di tengah keberagaman bangsa yang majemuk ini," katanya.
Ia mengatakan saat infrastruktur demokrasi terus dikonsolidasikan, sikap intoleransi dan kecenderungan mempergunakan kekerasan dalam menyelesaikan perbedaan, apalagi mengatasnamakan agama menjadi kontraproduktif bagi perjalanan bangsa yang multikultural ini.
"Demokrasi hanya menjadi jalur antara bagi hadirnya pengukuhan egoisme kelompok dan partisipasi politik atas nama pengedepanan politik komunal dan pengabaian terhadap hak-hak sipil warga negara serta pelecehan terhadap supremasi hukum," katanya.
Ia mengatakan dalam perspektif itulah Pancasila diperlukan untuk memperkuat paham kebangsaan Indonesia yang majemuk.
Sementara itu, pada acara tersebut Rektor UNS Ravik Karsidi mengatakan BJ Habibie dipandang pantas untuk memperoleh penghargaan Parasamsya Anugraha Dharma Widyatama Makayasa karena telah berjasa besar dan sebagai pelopor yang luar biasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.
Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel mengungkap rumitnya proses rekrutmen pemain di Indonesia yang banyak mengandalkan jaringan dan video agen.
Prabowo mengajukan Aida S. Budiman, Solikin M. Juhro, dan Anwar Bashori sebagai calon pimpinan Bank Indonesia. Ini rekam jejaknya.
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
Pemerintah menyiapkan insentif bagi pengusaha logistik untuk meredam dampak zero ODOL yang berpotensi menaikkan biaya logistik 3,3%.