Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JAKARTA--Seorang pria berinisial SN rupanya memiliki tingkat emosioal yang tinggi. Ia nekat menghancurkan mobil yang terparkir di Jalan Mangga Besar, Komplek 38, Jakarta Barat, Sabtu (9/3/2019).
Kapolsek Tamansari AKBP Rully Indra mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pria yang berprofesi sebagai buruh bongkar muat tersebut memecahkan kaca mobil bagian depan, dan dua pintu mobil.
Mobil yang dirusak tersebut adalah milik warga setempat yang kebetulan diparkir di area depan rumah koko tempat SN bekerja.
Rully menduga SN merusak mobil itu lantaran dinilai mengganggu aktivitasnya sebagai buruh angkut barang. "Ya sejauh ini motifnya murni emosi. Pelaku merasa mobil tersebut menghalangi pekerjaannya," ujar Rully, Sabtu (9/3/3019).
Setelah peristiwa itu, pemilik mobil melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamansari. Satu jam kemudian, SN diringkus dan dibawa ke mapolsek untuk diperiksa.
"Pelaku tengah diperiksa secara intensif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.