Keracunan Gas di Dalam Sumur, Seorang Petani Tewas

Abdul Jalil
Abdul Jalil Selasa, 05 Maret 2019 19:57 WIB
Keracunan Gas di Dalam Sumur, Seorang Petani Tewas

Petugas mengevakuasi jenazah Pairan yang diduga keracunan gas di dalam sumur di Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo, Selasa (5/3/2019). (Istimewa-Polsek Balong)

Harianjogja.com, PONOROGO -- Seorang petani di Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,  ditemukan tewas di dalam sumur di depan rumahnya, Selasa (5/3/2019), sekitar pukul 09.00 WIB. Petani bernama Pairan, 61, itu meninggal diduga karena keracunan gas di dalam sumur.

Kapolsek Balong, AKP Hariyanto, mengatakan kejadian nahas itu bermula saat Pairan hendak menaikkan mesin pompa yang ada di dalam sumur. Mesin pompa air itu dinaikkan karena ada kekhawatiran tergenang air dan rusak karena saat ini musim penghujan. "Saat itu, korban mengajak tetangganya, Jiono, untuk membantunya menaikkan mesin pompa air tersebut dari dalam sumur," katanya

Kemudian, Pairan turun ke dasar sungai untuk mengambil mesin pompa air itu. Namun, baru sampai di tengah perjalanan, Pairan kemudian berteriak tidak kuat dan terjatuh ke dasar sumur. Tetangganya kemudian meminta pertolongan untuk menyelamatkan pria tersebut.

Salah satu saksi, Tri Mianto, berusaha menyelamatkan Pairan yang tergeletak di sumur. Namun, saat Tri sampai di tengah perjalanan turun ke sumur, ia mengaku sudah tidak kuat dan kemudian naik lagi. "Karena kesulitan itu, kemudian keluarga melaporkan kejadian itu ke Polsek Balong. Petugas pun datang untuk mengevakuasi korban," ujar dia.

Setelah berhasil dievakuasi, pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diduga, Pairan keracunan gas hingga menyebabkan kehabisan oksigen dan meninggal. "Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah," ujar Kapolsek Balong.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online