7 Kecamatan di Aceh Tenggara Kembali Dilanda Banjir, 203 Jiwa Terdampak
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Ilustrasi penemuan bayi./Okezone
Harianjogja.com, BANYUWANGI--Bungkusan berbau busuk yang sebelumnya dikira mayat kucing ternyata berisi mayat bayi. Dua petani yang sedang membajak di Pedukuhan Banyakan, Kampung Pasar Nangka, Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pun kaget.
Sebelumnya, keduanya sempat mendekati bungkusan dalam karung beras 10 kilogram itu karena mengeluarkan bau busuk. Mereka mengira bungkusan itu berisi bangkai kucing. Namun, setelah diratakan dengan mesin bajak ternyata muncul sesosok bayi yang tak bernyawa.
"Saat itu saksi langsung menghubungi warga yang kemudian dilaporkan ke Polsek Jangkar," ujar Kapolsek Jangkar Iptu Sadali, seperti dikutip dari Beritajatim.com, Kamis (21/2/2019).
Atas laporan itu, Polres Situbondo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad bayi itu. Petugas memeriksa bungkusan dan mengidentifikasi mayat bayi tersebut.
“Kondisi bayi ditemukan tanpa busana dengan jenis kelamin laki-laki, bengkak membiru sekujur tubuh, terdapat tali pusar yang sepertinya lepas sendiri, terdapat rambut halus sebagaimana bayi baru lahir. Saat ditemukan mulai proses pembusukan,” ungkapnya.
Selanjutnya, Kapolsek Jangkar bersama anggota, tim medis Puskesmas Jangkar mengevakuasi mayat bayi tersebut ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan guna mengungkap pelaku pembuangan bayi itu.
"Sampai saat ini, kita masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan bahan keterangan terkait siapa orang tua yang membuang bayi di pematang sawah tersebut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.