Ini Penghormatan MotoGP untuk Mendiang Afridza Munandar
Afridza Munandar meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang Asia Telent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
Mobil yang dituding berisi sepasang pelajar di Semarang sedang berbuat mesum di wilayah Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jateng, Selasa (19/2/2019) sore. (Instagram-@infokejadiansemarang)
Harianjogja.com, SEMARANG--Video perbuatan sepasang pelajar yang diduga melakukan tindakan tak senonoh di dalam mobil viral di media sosial dan menjadi gunjingan warganet. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Video viral tersebut diketahui kali pertama diunggah di akun Instagram @infokejadiansemarang, Selasa (19/2/2019) malam. Pada keterangan video, dikabarkan peristiwa itu direkam pada Selasa (19/2/2019) pukul 17.00 WIB.
Berdsarkan video yang diunggah, si perekam menyebut ada pelajar di dalam mobil yang sedang melakukan perbuatan tak senonoh meski isi pada video tersebut tak begitu jelas. "Yamus di tempat umum lur, ora isin isih nganggo seragam SMA [Tak malu masih pakai seragam SMA]," ungkapnya.
Sementara itu, pengelola akun Instagram @infokejadiansemarang menyatakan kedua pelajar itu memang sedang berbuat mesum di mobil. "Lokasi di Gajahmungkur sore tadi. Diketahui cah sekolah lanang dan wedok sedang bermain stik . Mending mangan es krim neng njero mobil kan enak malah mangan stik. Tulung ojo ditiru," tulisnya.
Tak pelak video yang kini viral itu menyita perhatian dan ramai dikomentari warganet. Meski isi video kurang jelas, warganet mengecap tingkah sepasang pelajar itu sangat memalukan, terlebih dilakukan di tempat umum. "Ndue mobil rakuat ng hotel wkwk [Punya mobil tak kuat ke hotel]," tulis pengguna akun Instagram @bagusarf_.
"Mobilnya dijual aja, buat nyewa hotel," imbuh pengguna akun Instagram @ayukpw.
Terlepas dari komentar netizen dan benar atau tidaknya tuduhan yang ditujukan kepada pasangan di dalam mobil tersebut, si pengunggah video mengajak orang tua untuk lebih ketat dalam mengawasi anak mereka agar perbuatan tak senonoh seperti yang dikabarkan terjadi pada rekaman video itu bisa dihindari.
"Buat poro bapak poro ibuk, anak anake tulung di awasi njeh, dan juga poro sedulur cah sekolahan nek wes kedaden bingung dewe mengko. Wes raksah aneh aneh yo [Buat bapak dan ibu, anaknya tolong diawasi, dan juga para saudara pelajar kalau sudah kejadian nanti malah bingun sendiri. Sudah enggak usah aneh-aneh ya!]," tulis pengelola akun Instagram @infokejadiansemarang.
Hingga Rabu (20/2/2019) siang, video viral din akun Instagram @infokejadiansemarang itu sudah ditonton tak kurang dari 163.000 kali. Lebih dari 3.700 komentar juga menghiasi video tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Afridza Munandar meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang Asia Telent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.