Sempat Dilaporkan ke Bawaslu, Prabowo Akan Tetap Shalat Jumat di Masjid Kauman Semarang

Yusran Yunus
Yusran Yunus Kamis, 14 Februari 2019 12:37 WIB
Sempat Dilaporkan ke Bawaslu, Prabowo Akan Tetap Shalat Jumat di Masjid Kauman Semarang

Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat mengunjungi Pondok Pesantren Darul Qur\'an Salafiyah di Demakijo, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018)./ANTARA-Aloysius Jarot Nugroho

Harianjogja.com, JAKARTA--Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berencana akan menunaikan Salat Jumat di Masjid Agung (Masjid Kauman) Semarang, Jumat (15/02/2019).

"Masih sesuai dengan jadwal. Tetapi kalau dilarang, kami pasti akan mencari tempat lain. Di dalam agama Islam, salat Jumat itu wajib bagi laki-laki. Kita lihat nanti," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang kepada Bisnis, Kamis pagi (14/02/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis, pihak Takmir (pengelola) Masjid Agung Semarang mengadukan rencana Capres Prabowo Subianto bershalat Jumat di Masjid Agung Semarang ke Bawaslu Kota Semarang lantaran memiliki nuansa politis.

Rencana Prabowo menunaikan Salat Jumat tersebut diumumkan secara meluas ke seantero Kota Semarang. Ribuan pamflet tersebar, termasuk di tempel di kampus-kampus dan masjid/mushalla se-Kota Semarang.

Pamflet dan undangan mengikuti Shalat Jumat Bersama Prabowo Subianto itu, juga viral di media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram.

Ketua Masjid Agung Semarang (Masjid Kauman), KH Hanief Ismail yang dihubungi Bisnis pada Kamis pagi, membenarkan rencana Capres Prabowo Subianto menunaikan salat jumat di Masjid Kauman.

"Memang beberapa hari lalu, kami didatangi oleh pengurus Partai Gerindra yang memberitahukan rencana Pak Prabowo mau menunaikan Salat Jumat. Waktu itu kami katakan tidak masalah, siapapun yang muslim hendak salat ke sini, silakan. Namun dalam perkembangan, kami mendapati pamflet yang berisi ajakan Salat Jumat bersama Capres Prabowo Subianto. Ini tidak benar karena hendak mempolitisasi kegiatan ibadah Salat Jumat," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima KH Hanief Ismail, pihak Bawaslu Kota Semarang akan mengawasi kegiatan Capres Prabowo Subianto menunaikan ibadah Salat Jumat di Masjid Kauman Semarang.

"Apakah Bawaslu melarang atau tidak kegiatan tersebut, kami menunggu respons dari Bawaslu. Tapi katanya, mereka akan mengirim pengawas. Kami hanya keberatan jika kegiatan itu dipolitisasi," tegasnya.

Masjid Kauman Semarang merupakan masjid tertua di Kota Semarang, kini menjadi cagar budaya dan menjadi kebanggaan warga Semarang, berlokasi di alun-alun (pusat kota), berdekatan dengan pusat pemerintahan dan pusat perdagangan (Pasar Johar).

Masjid ini menjadi satu-satunya masjid di Tanah Air, yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia, hanya beberapa saat setelah Dwi Tunggal Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Adalah almarhum dr.Agus, salah seorang jamaah aktif di Masjid Kauman Semarang yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia itu di hadapan jamaah Shalat Jumat dari mimbar.

Untuk menghormati peristiwa tersebut, Presiden RI pertama Soekarno meluangkan waktu menunaikan salat Jumat dan berpidato di masjid ini pada tahun 1952.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online