Xi Jinping Bertemu Modi, Tegaskan China-India adalah Mitra
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma\'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA- Semakin mendekati pelaksanaan Pemilihan presiden dan Wakil Presiden, sejumlah lembaga survei terus melakukan survei elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden. Salah satunya adalah LSI Denny JA.
Hasil survei lembaga ini menyebutkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Jokowi-Ma\'ruf unggul di lima kantong suara meski kalah di kalangan pemilih kaum terpelajar.
"Satu kantong pemilih penting lainnya adalah kaum terpelajar, Jokowi-Ma\'ruf kalah dari Prabowo-Sandi. Artinya, kalau dibuatkan skor, dari enam kantong suara, Jokowi-Ma\'ruf menang 5-1 dari Prabowo-Sandi," kata peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (6/2/2019).
Ia mengatakan bahwa segmen pemilih kaum terpelajar sebesar 11,5%. Dalam pertarungan elektoral, nilai tersebut sangat signifikan. Selain itu, pemilih terpelajar cukup penting karena kemampuan mereka memengaruhi opini publik.
Di segmen pemilih tersebut, menurut dia, dukungan terhadap Prabowo-Sandi mencapai 44,2%, Jokowi-Ma\'ruf 37,7%.
"Meskipun unggul, keunggulan Prabowo-Sandi hanya di bawah 10 persen terhadap Jokowi-Ma\'ruf di segmen pemilih ini. Ada 18,1 persen pemilih kalangan pelajar yang belum menentukan pilihannya," ujarnya.
Ia menjelaskan di kantong suara pemilih muslim, Jokowi-Ma\'ruf unggul dengan dukungan 49,5% dan Prabowo-Sandi 35,4%.
Menurut dia, ada 15,1% pemilih muslim yang masih belum menentukan pilihan. Meskipun Jokowi-Ma\'ruf unggul, hanya selisih di bawah 15% di kantong suara muslim.
"Di kantong suara pemilih minoritas, Jokowi-Ma\'ruf unggul dengan dukungan 86,5 persen dan Prabowo-Sandi 4,7 persen. Hanya 8,8 persen pemilih minoritas yang belum menentukan pilihan," katanya.
Di segmen suara wong cilik, menurut dia, Jokowi-Ma\'ruf menang dengan dukungan 58,4% dan Prabowo-Sandi 24,7%.
Adjie mengatakan bahwa di segmen pemilih mak-mak atau perempuan, Jokowi-Ma\'ruf memperoleh dukungan 57% dan Prabowo-Sandi 27,8%.
"Selisih elektabilitas kedua pasangan calon di pemilih \'emak-emak\' mencapai 30 persen. Ada sebesar 15,2 persen pemilih \'emak-emak\' belum menentukan pilihan," katanya.
Di kalangan pemilih milenial, dia mengatakan bahwa Jokowi-Ma\'ruf menang dengan dukungan 52,6%, dan Prabowo-Sandi sebesar 33,8% dan yang belum menentukan pilihan sebesar 13,6%.
Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 18 s.d. 25 Januari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden dengan metode "multistage random sampling" dengan "margin of error" 2,8%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
103 orang dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 140 orang masih dalam pencarian SAR.
Jelang World Rabies Day, Mirjawal mengingatkan pentingnya mencuci luka dan segera ke fasilitas kesehatan setelah gigitan atau cakaran hewan.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.