Pejalan kaki berhenti untuk memotret sungai yang membeku akibat polar vortex di Chicago, Amerika Serikat, Se;asa (29/1/2019)./Reuters-Pinar Istek
Harianjogja.com, JOGJA—Suhu dingin yang melanda Midwest atau Amerika Serikat bagian utara menyebabkan temperatur anjlok drastis. Fenomena ini menghasilkan pemandangan menarik.
Di Chicago, wilayah yang paling beku akibat polar vortex, suhu bisa mencapai minus 27 derajat Celsius. Di North Dakota, sebagaimana laporan BBC, suhu menyentuh minus 54 derajat Celsius.
Sebagaimana The Guardian, temperatur di Chicago bahkan 10 derajat Fahrenheit lebih rendah kerimbang Antartica. Ademnya suhu di Chicago bahkan bisa menguapkan air mendidih.
Air yang dijerang hingga 100 derajat Celcius langsung lenyap, berubah menjadi partikel-partikel halus begitu dilemparkan ke udara.
Di wilayah Midwest lain seperti Minnesota dan Ohio, udara juga bisa menguapkan ari panas dalam sekejap.
“Saat ini, pusaran kutub tampak seperti gumpalan udara dingin yang berputar-putar. Satu di atas Amerika Utara, yang lainnya di atas Eurasia. Pusaran kutub terpisah ketika ada pemanasan stratosfer mendadak,” kata Jennifer Francis, ilmuwan di Woods Hole Research Center sebagaimana dikutip The Guardian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.