Gempa Magnitudo 5,2 di Barat Daya Kulonprogo, Terasa Kencang di Jogja dan Sekitarnya
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Said Aqil Siradj/Antara-Hafidz Mubarak
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menepis beragam tudingan negatif yang dia terima ihwal pernyataannya agar kader NU mengisi posisi penting seperti imam masjid, khatib, dan pemimpin Kantor Urusan Agama (KUA).
Menurut Said Aqil, pernyataannya saat berpidati pada peringatan Ke-73 Hari Lahir Muslimat NU di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (27/1/2019) banyak disalahpahami.
“Pidato saya ketika hadir di Harlah Ke-73 Muslimat, saya katakan Menteri Agama, Kepala Kemenag, khatib, imam jumat, imam masjid harus NU karena kalau bukan NU, nanti salah semua. Itu artinya, kalau [pemegang jabatan penting] bukan NU, amalan amaliah-amaliah NU akan disalah-salahkan semua. Wiridan setelah salat salah. Maulid Nabi salah. Rajabiyah salah. Isra Miraj, ziarah kubur salah. Tawasul salah. Haul salah. Malah musyrik. Bid’ah semua itu. Saya kan bilang tari-tarian bid’ah semua, tari-tari sufi ini. Itu maksudnya. Bukan saya nyalahin orang, bukan berarti nganggap orang salah, bukan,” kata dia di, PBNU, Jakarta, sebagaimana dikutip dari nu.or.id, Selasa (29/1).’
Nu.or.id juga melampirkan pidato Said Aqil dalam peringatan Harlah Muslimat untuk meluruskan kesalahpahaman yang sudah kadung muncul di publik.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Said Aqil Siradj meluruskan pernyataannya, Menurut Kalla, dalam Islam, kriteria imam adalah orang-orang yang mampu menjalankannya dan tidak ada batasan organisasi untuk mengisi posisi tersebut.
“Jadi kurang tepat kalau dilakukan dalam skala organisasi. Ya tentu harus diklarifikasi. Saya yakin beliau arif untuk mengklarifikasi bahwa dalam hukum agama dia mampu, tak terbatas dari NU saja,” katanya di Kantor Wapres, Selasa.
Kalla yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut menilai untuk menjadi seorang imam, khatib, atau pemimpin KUA bukan dilihat berdasarkan latar belakang organisasi, melainkan kompetensi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.