BPJS Kesehatan Kucurkan Rp100 Triliun untuk Kasus Penyakit Jantung
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. /ANtara Foto
Harianjogja.com BALI-- Keputusan Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua Umum PSSI cukup mengejutkan. Mengingat Gubernur Sumatera Utara itu sebelumnya tak ingin mundur dari jabatan kursi nomor satu di PSSI itu.
Edy Rahmayadi menyampaikan pengunduran dirinya saat Kongres Tahunan di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). Untuk sementara, jabatan Ketua Umum PSSI diemban oleh Joko Driyono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Saat berpidato terkait pengunduran dirinya, Edy Rahmayadi sempat menyindir manajer Persib Bandung Umuh Muchtar .
Ia ingin agar Umuh Muchtar bisa memajukan sepak bola Indonesia dengan terobosan ide-idenya dan bukan hanya dengan berbicara saja.
Sebagaimana diketahui, Umuh Muchtar memang dinilai cukup sering mengkritik kinerja PSSI. Apalagi, timnya Maung Bandung sering mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
"Mungkin lebih pantas Umuh Muchtar pimpin ini (PSSI). Jangan teriak-teriak di luar saja," kata Edy Rahmayadi saat berpidato.
Sejatinya kepemimpinan Edy Rahmayadi baru akan habis pada tahun 2020. Mantan Pangkostrad TNI itu sebelumnya terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada tahun 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.