Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Diminta Tenang dan Waspada

Newswire
Newswire Jum'at, 04 Januari 2019 20:37 WIB
Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Diminta Tenang dan Waspada

Letusan Gunung Anak Krakatau terlihat dari foto udara yang diambil dari pesawat Cessna 208 B Grand Caravan milik Maskapai SusiAir di Selat Sunda, Minggu (23/12). /Bisnis-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, SERANG - Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tetapi tetap waspada menyusul meletusnya Gunung Anak Krakatau karena hanya berdampak di sekitar kawah.

"Masyarakat harap tenang dan tetap waspada. Kami juga imbau supaya tak ada warga yang mendekat Anak Krakatau radius 5 kilometer dari pusat kawah," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, Cinangka, Serang, Deny Mardiono, Jumat (4/1/2018).

Hari ini, kata Deny, Gunung Anak Krakatau tercatat sudah tejadi erupsi sebanyak 37 kali dengan rata-rata ketinggian kolom abu vulkanik mencapai 200 hingga 2.000 meter.

Berdasarkan pantauan visual, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14 mm dan durasi ± 3 menit 7 detik.

"Asap kelabu hitam instensitas tebal, letusannya seperti itu vertikal dulu lalu menyebar ke tubuh gunung," katanya.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi, masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

Terpisah, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) minta masyarakat tetap waspada setelah adanya peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan tidak beraktivitas di pantai terlebih dahulu hingga dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang.

"Tetap waspada, tidak beraktivitas 500 meter dari pantai sebagaimana imbauan saya sebelumnya," kata WH.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online