Peti Mati Ratu Elizabeth II Sudah Tiba di Edinburg
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Jim Mattis/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa meski Menteri Pertahanan Jim Mattis menyatakan mengundurkan diri karena alasan ketidaksepahaman, sebenarnya dirinya telah terlebih dahulu memecat mantan marinir itu.
Hal itu disampaikan Trump di hadapan wartawan Gedung Putih dalam satu monolog yang bertele-tele. Padahal, pengganti Mattis, Patrick Shanahan duduk persis di sampingnya.
"Apa yang telah dia lakukan untuk saya? Bagaimana dia menyelesaikan persoalan yang ada di Afghanistan?" kata Trump sebagaimana dikutip CNN.com, Kamis (3/1/2018).
Dia kemudian menyesalkan krisis keamanan yang terjadi di Afghanistan dan banyaknya keluhan warga AS.
"Saya tak senang dengan yang telah dia lakukan di Afghanistan dan saya tidak seharusnya senang," katanya.
Trump berharap Mattis baik-baik saja, namun kemudian menambahkan bahwa Presiden Obama juga memecatnya. Trump mengaku dirinya mengingkan hasil kerja dari anak buahnya.
Trump sudah biasa memberikan komentar merendahkan terhadap mantan stafnya yang mengundurkan diri dari jabatan mereka. Begitu pula yang terjadi dengan Mattis kali ini.
Namun kritikan terhadap Mattis ini menjadi hal yang berbeda, mengingat pada mulanya Trump selalu mengungkapkan kekagumannya terhadap pria yang dia sebut sebagai \'Mad Dog Mattis\' itu.
Mattis, mantan jenderal marinir, adalah kepala Komando Pusat kala Obama memecatnya pada 2013 akibat pandangannya yang kental akan perang atas Iran.
Mattis mengundurkan diri pada 20 Desember lalu setelah Trump mengejutkan pemerintah AS dengan memerintahkan penarikan pasukan secara penuh dari Suriah.
Dalam surat pengunduran dirinya, Jim Mattis tidak berusaha menutupi bahwa dirinya dengan Donald Trump memiliki perselisihan.
"Karena Anda punya hak untuk memiliki Menteri Pertahanan yang pandangannya lebih cocok dengan Anda," kata Mattis dalam surat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.