2,5 Bulan Kampanye, Prabowo-Jokowi Belum tawarkan Gagasan Konkret

Newswire
Newswire Kamis, 13 Desember 2018 07:50 WIB
2,5 Bulan Kampanye, Prabowo-Jokowi Belum tawarkan Gagasan Konkret

Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc

Harianjogja.com, JAKARTA- Masa kampanye Pilpres yang telah berjalan 2,5 bulan dinilai belum memberi banyak manfaat kepada publik.

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo Subianto - SandiagaUno belum memberikan ide dan gagasan yang kongkret selama 2,5 bulan berkampanye. Debat di antara dua kubu masih sebatas hal-hal yang tak substantif atau saling klaim.

Hal itu dinyatakan Peneliti Perludem Fadli Ramadhanil. Hal itu menyebabkan masyarakat sebagai calon pemilih tidak punya tolak ukur pilihan untuk menilai calon pemimpin yang akan dipilih.

“Esensi pemilu itu rakyat belanja, membeli ide. Tapi sudah 2,5 bulan kampanye tidak ada paslon yang menawarkan ide, gagasan untuk menyelesaikan problem negeri ini,” kata Fadli dalam sebuah diskusi di media center KPU pusat, Rabu (12/12/2018).

Perludem menganjurkan kedua paslon mulai menyampaikan gagasan-gagasan besarnya untuk memimpin Indonesia melalui berbagai platform. Baik itu media masa hingga media sosial.

“Kita berharap 2,5 bulan sudah berjalan, kedua paslon harus mengisi ruang-ruang publik itu seperti media sosial dengan ide dan gagasan,” ujar dia.

Menurut dia, dari sekian banyak persoalan dan isu-isu yang sosialisasikan berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, ternyata porsinya tidak seimbang. Isu demokrasi dan HAM cukup banyak diulas, namun masalah korupsi sangat minim dibahas dalam kampanye kedua paslon.

“Ini adalah suatu evaluasi bahwa ada pembicaraan isu publik yang tidak berimbang,” kata dia.

“Hal ini harus menjadi refleksi penting, baik paslon 1 maupun 2," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online