KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA- Hasil Survei mengenai elektabilitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 masih mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin. Pasangan ini unggul hampir di semua segmen kecuali segmen kalangan terpelajar.
Hasil survei lembaga Indonesia Elections and Strategic (indEX) Reasearch menunjukkan hasil, pasangan Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan elektabilitas terpaut jauh, yakni lebih dari 20 persen pada Pilpres 2019.
Temuan lembaga survei indEX Research menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 54,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi hanya sebesar 30,6 persen. Sementara, sebanyak 14,8 persen pemilih masih tidak tahu atau tidak menjawab. Sekadar diketahui, hasil Pilpres 2014 menunjukkan Jokowi-JK meraih suara 53,2 persen dan Prabowo-Hatta 46,8 persen.
“Berbeda dengan Pilpres 2014, posisi Jokowi saat ini adalah figur petahana sehingga lebih banyak diuntungkan,” jelas Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/12/2018).
Dari hasil survei yang mereka lakukan, Jokowi-Ma’ruf unggul pada segmen pemilih perempuan (57,8 persen), milenial (54,1 persen), dan Islam (53,7 persen). Prabowo-Sandi hanya unggul pada segmen pemilih terpelajar (41,5 persen).
Jokowi-Ma’ruf juga meraup dukungan di hampir semua pulau, termasuk Jawa (56,7 persen). Satu-satunya pulau yang dimenangkan kubu Prabowo-Sandi hanya Sumatera (43,3 persen), terpaut tipis dari Jokowi-Ma’ruf dengan dukungan 41,6 persen.
Survei indEX Research dilakukan pada 11-20 November 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.