Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Kekurangan gizi./Save The Children
Harianjogja.com, JAKARTA- Puluhan ribu balita di wilayah konflik Yaman diperkirakan tewas akibat kekurangan gizi.
Diperkirakan 85.000 anak di bawah usia lima tahun meninggal karena kekurangan gizi akut di Yaman. Badan amal terkemuka di Inggris,Save The Children mengatakan, malnutrisi yang terjadi di Yaman ini merupakan imbas dari perang di Yaman yang telah berlangsung sejak tiga tahun yang lalu.
Dikutip dari BBC, Rabu (21/11/2018) PBB telah memberikan imbauan bahwa sudah mencapai 14 juta orang di Yaman berada di ambang kelaparan. Perang yang sudah terjadi selama tiga tahun di Yaman ini telah menyebabkan krisis terburuk di dunia, baik dari segi makanan maupun kemanusiaan.
Yaman telah hancur dikarenakan perang tersebut. Pertempuran memuncak pada 2015 ketika koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap kelompok pemberontak Houthi yang telah memaksa Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi melarikan diri ke luar negeri.
Menurut data PBB, sedikitnya 6.800 warga sipil telah tewas dan 10.700 lainnya luka-luka. Adanya pertempuran dan blokade parsial juga menyebabkan 22 juta orang butuh banyak bantuan, terutama dari segi pangan dan sandang. Hal tersebut juga menyebabkan wabah kolera yang telah menyerang sekira 1.2 juta orang.
Menurut perkiraan konservatif, sekitar 84.700 anak-anak mungkin telah meninggal antara April 2015 sampai dengan Oktober 2018. Sulit untuk mendapatkan jumlah kematian yang pasti. Terlebih lagi, fasilitas kesehatan sampai saat ini dinyatakan hanya setengahnya saja yang berfungsi dan akses layanan kesehatan pun masih susah didapat masyarakat yang hidup di garis kemiskinan.
Meningkatnya harga pangan dan turunnya nilai mata uang negara semakin memperparah krisis pangan yang terjadi. Badan amal yang berbasis di Inggris itu menyalahkan blokade dan pertempuran sengit di sekitar garis pelabuhan Hodeidah sehingga menempatkan lebih banyak orang pada risiko kelaparan.
Pelabuhan Hodeidah dikenal merupakan sebuah tempat di mana terjadinya 90 persen transaksi impor bahan makanan. Impor komersial kini dikabarkan turun lebih dari 55.000 metrik ton per bulan, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi 4.4 juta orang, termasuk 2.2 juta anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 26 Agustus 2026, BMKG memprediksi seluruh wilayah DIY dominan cerah dengan suhu hingga 32°C.
Muktamar Ke-35 NU di Jombang menggunakan kartu bercip dan lebih dari 100 CCTV untuk mengatur akses serta mengawasi arena kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah.
Andre Rosiade membuka peluang maju dalam bursa Ketum PSSI 2027, tetapi mengaku kini fokus membawa Semen Padang kembali ke Liga 1.
Hasil Liga Spanyol, Pablo Garcia mencetak gol menit ke-83 untuk membawa Real Betis menang 0-1 atas Valencia.