Delapan Belas Bulan dalam Capaian dan Pekerjaan Rumah
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Kartu nikah./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA-Kementerian Agama (Kemenag) mengharapkan Kartu Nikah bisa membantu dalam meningkatkan pelayanan publik dengan salah satu manfaatnya kemudahan mengases pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA).
"Dengan membawa Kartu Nikah, masyarakat akan dimudahkan dalam mengakses layanan KUA di seluruh Indonesia, seperti layanan legalisasi dokumen surat keterangan lainnya yang diperlukan," kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Mohsen di Jakarta, Kamis (15/11/2018).
Dia mencontohkan pasangan yang menikah di Papua bisa mengakses layanan di Jakarta atau daerah lainnya untuk urusan layanan keagamaan.
Menurut dia, Kartu Nikah merupakan inovasi Kemenag dalam merespon permintaan masyarakat akan kebutuhan Identitas Pernikahan yang praktis mudah dibawa saat bepergiaan dengan suami/istri tanpa perlu membawa buku nikah.
Kartu Nikah, tambahnya dapat digunakan sebagai data pendukung yang akurat untuk memenuhi persyaratan dalam urusan perbankan atau lainnya tanpa melampirkan buku nikah ataupun legalisasi buku nikah.
Sebab, data nikah yang terekam pada kartu itu dijamin keasliannya.
Selain itu, lanjut dia kartu tersebut menekan kasus pemalsuan buku nikah yang marak terjadi. Kartu Nikah dilengkapi kode QR yang terhubung dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Website (Simkah Web).
"Kartu bisa digunakan sebagai bukti nikah saat pasangan suami istri akan menginap di hotel syariah," kata dia.
Mohsen mengemukakan Simkah Web menyediakan modul layanan yang bisa diakses publik secara daring seperti untuk pendaftaran nikah lewat laman yang tersedia. Di dalamnya juga ada survey kepuasan masyarakat terhadap layanan KUA.
Basis data Kartu Nikah, ujarnya telah diintegrasikan dengan data berbasis E-KTP Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.
KPK menyebut OTT Bupati Pemalang terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan. Uang tunai lebih dari Rp2 miliar turut disita.
PSEL Piyungan akan mengolah 1.000 ton sampah per hari tanpa mengganggu operasional TPST di DIY yang tetap menjadi bagian sistem pengelolaan sampah.
PAN DIY menargetkan satu kursi DPRD di setiap Dapil di Kulonprogo untuk mengembalikan posisinya sebagai partai pemenang.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.