Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
HS, terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat/Facebook
Harianjogja.com, JAKARTA- Terduga pembunuh satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat memposting pernyataan di media sosial sebelum melakukan aksi sadis tersebut.
Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial HS yang diduga membawa mobil Nissan X-Trail dengan nomor polisi B 1075 UOG. Mobil berwarna silver itu awalnya sempat dinyatakan hilang dari rumah korban pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka II, RT 02/RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Selain mengamankan pria asal Sumatra Utara tersebut dan mobil X-Trail, polisi juga telah rampung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, polisi mendapati banyak bercak darah di dalam mobil. Lantas, siapa sebenarnya HS?
Benarkah ia adalah pembunuh "berdarah dingin" yang tega menghabisi nyawa keluarga Diperum Nainggolan dua hari lalu? Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan karena yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Menurut informasi yang diperoleh, pria tersebut bernama Haris Simamora (HS), asal Sumatra Utara. Mobil Nissan X-Trail warna silver yang diduga ia bawa ditemukan polisi di garasi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Rawa Lintah, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dari sana, tim gabungan mendeteksi keberadaan HS yang belakangan diketahui berada di Garut, Jawa Barat.
Berdasar penelusuran di media sosial, HS memiliki akun media sosial facebook. Ia sempat mengguggah foto (selfie) dirinya pada Minggu 11 Oktober 2018 lalu. Pada foto tersebut ia mengenakan kaus dan topi berwarna hitam dengan ekspresi dingin.
"Jangan lah confusing orang yang lagi bekerja keras untuk mencapai yang terbaik. Karena tidak menyerah saja sudah pencapaian mereka. Pejuangsude," demikian bunyi postingan HS.
Pada laman akunnya tersebut, HS cukup sering meng-upload foto beserta kegiatan kesehariannya termasuk saat beribadat di sebuah gereja. Tak pelak, unggahan foto-foto HS ini menjadi sasaran kemarahan warganet yang tak kuasa lagi menahan emosi terhadap pemuda itu.
"Hukum mati aja, biar ada efek jera dengan yang lainnya. tembak mati," tulis pemilik akun @Arman Khan.
"Anak-anak dibunuh juga. Orang apa binatang?" timpal @Agus Ragil.
"Hukum sesuai yang telah dilakukannya. Siksa dulu jangan langsung dimatikan. Biar tahu rasa dia sakitnya," cetus @Odiaftyn Aritonang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar panen raya jagung di Desa Binaan Imigrasi di Semin