6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ilustrasi hoaks./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah memberi penjelasan ihwal kabar beredarnya foto organisasi Front Pembela Islam (FPI) di lokasi bencana gempa Palu yang disebut hoaks.
Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Samuel A. Pangerapan menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa seluruh kegiatan bantuan sosial yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) di Palu adalah kebohongan atau hoaks. Namun, hanya foto kegiatannya saja yang dipublikasi di media sosial yang dikategorikan hoaks.
Samuel membenarkan bahwa kegiatan FPI memberikan bantuan kepada korban gempa di Palu dan Donggala adalah benar. Namun salah satu foto yang diunggah di media sosial oleh salah seorang warganet hingga menyebabkan viral itu ternyata tidak benar alias hoaks.
"Kemenkominfo bukan mengomentari kegiatan apa yang dilalukan FPI, tapi ada yang bikin status captionnya salah tidak sesuai foto. Yang kami sampaikan bahwa gambar yang diunggah di salah satu akun itu hoaks," kata Samuel saat ditemui di Kantor Kemenenterian Kominfo, Rabu (3/10/2018).
Sementara itu, Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menjelaskan, kronologi awalnya ada salah seorang warganet yang melaporkan akun atas nama Abdul Jalil yang mengunggah foto sekelompok pria menggunakan kaos FPI sedang evakuasi bersama tim BPBD. Menyertai unggahan itu, akun itu menuliskan caption "Gerak cepat relawan FPI evakuasi korban gempa Palu 7,7".
Saat dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan mesin Scrolling yang dimiliki Kemenkominfo, didapati bahwa ternyata foto itu diambil pada 2015 silam saat evakuasi bencana longsor di Sukabumi, bukan foto evakuasi bencana gempa di Palu. Sehingga, Kemenkominfo mengeluarkan pengumuman bahwa unggahan itu adalah hoaks.
"Jadi ada ketidaksesuaian antara foto dengan captionnya. Namun, banyak orang yang menginterpretasikannya berbeda seperti mengklaim Kemenkominfo menyatakan kegiatan FPI hoaks," ungkap Ferdinandus.
Sejak Kemenkominfo mengeluarkan rilis terkait beberapa akun media sosial yang menyebarkan hoaks pada Selasa (2/10/2018) siang, ada ribuan pesan dan telepon dari FPI mengklarifikasi pernyataan Kemenkominfo itu. Ferdinandus mengaku, pesan-pesan terus berdatangan meminta dirinya segera melakukan klarifikasi.
"Semenjak siaran pers keluar, saya dapat puluhan ribu notifikasi di media sosial dan telepon sampai hp saya nyaris hang. Tapi tidak masalah, kami bertanggungjawab atas apa hang kami samoaikan di publik," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.