Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ilustrasi penemuan bayi./Okezone
Harianjogja.com, MAGELANG-Penyelidikan penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang ibu kandungnya dari lantai atas sebuah mal terus didalami Kepolisian Resor Kota (Polresta) Magelang Kota.
Kapolresta Magelang Kota AKBP Krisyanto mengatakan, pihaknya masih memantau kondisi bayi yang saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk melengkapi penyelidikan, lokasi di mana bayi tersebut ditemukan masih dilokalisir.
Dari hasil olah tempat kejadian sementara, ungkap Krisyanto, diperoleh hasil bila sebelum ditemukan bayi, di lantai paling atas di mana lokasi awal diduga bayi itu dijatuhkan, ada tiga orang karyawan mal.
"Dari tiga karyawan yang saat itu berada di atas, dimintai keterangan. Dari ketiga karyawan mengerucut pada satu karyawan diduga sebagai ibu dari bayi yang dibuang," ungkap Kapolres Krisyanto kepada Okezone, Rabu (3/10/2018).
Awalnya, karyawan yang diduga membuang bayi tersebut mengelak bila bayi itu adalah darah dagingnya sendiri saat diperiksa.
Karena menolak, akhirnya petugas pun membawa salah satu karyawan tersebut ke rumah sakit harapan untuk diperiksa kondisi kesehatannya.
Dari keterangan pihak rumah sakit membenarkan jika karyawan supermarket tersebut baru saja melahirkan. "Hasil keterangan dari rumah sakit diketahui bahwa benar karyawan kondisinya baru saja melahirkan," terangnya.
Hal yang lebih mencengangkan, ungkap Krisyanto, dari hasil pemeriksaan medis, ternyata bayi berjenis kelamin perempuan dan memiliki bobot 1,8 kg ini terlahir dalam kondisi prematur. Di mana usia kandungan baru berumur 6 bulan.
Dia menambahkan, pelaku masih belum bisa dimintai keterangan, karena masih dalam perawatan usai melahirkan. Sehingga, polisi belum bisa mengetahui secara pasti motif dari pelaku tega membuang bayinya dari lantai mal tersebut. Atas kejadian tersebut proses hukum selanjutnya ditangani oleh Unit PPA Polres Magelang Kota.
"Saat ini kondisi ibu bayi masih dalam perawatan di rumah sakit Harapan Magelang. Saat ini pelaku belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.