Respons Jokowi Terkait Sosok Inisial J Akan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi merespons terkait sosok berinisial J yang oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep disebut bakal menjadi Ketua Dewan Pembi
Ilustrasi garis kuning kepolisian. (Antara)
Harianjogja.com, SRAGEN -- Sebuah fenomena aneh terjadi di Sragen. Warga Desa Bukuran, Kalijambe, Sragen, gempar beberapa hari terakhir karena munculnya air yang bisa menyala dari lubang galian pembuatan sumur bor di Dukuh Sendang. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu (22/9/2018), air itu berasa asin dan seperti bercampur dengan minyak.
Air itu muncul saat pengeboran sumur mencapai kedalaman sekitar 50 meter. Warga menduga air sumur itu mengandung minyak atau gas yang memang bisa terbakar. Lokasi penemuan sumber minyak/gas itu berada di perkampungan RT 016 Dukuh Sendang.
"Saya baru dapat informasi hari ini ihwal adanya pembuatan sumur bor yang airnya bisa nyala di Bukuran. Petugas Kantor Kecamatan Kalijambe sedang cek lokasi," ujar Rusmanto, Camat Kalijambe.
Dia memastikan tidak ada warga yang terluka dalam penemuan sumber gas di Bukuran. Dia juga telah meminta Kepala Desa (Kades) Bukuran, Dimanto, agar memblokade area sumur gas tersebut.
"Untuk sementara ini jangan sampai ada warga yang mendekati lokasi penemuan sumber gas ini. Pak Kades saya minta agar lokasi sumur dipagari biar tidak ada yang mendekat," kata dia. Menurut Rusmanto, munculnya gas dari sumur bor di Bukuran baru kali pertama terjadi.
Penuturan senada disampaikan Kades Bukuran, Dimanto, saat dihubungi Solopos.com, jaringan Harianjogja.com Menurut dia, proses pembuatan sumur dalam di lokasi itu sudah dihentikan dan kawasan sekitar sumur sudah ditutup.
Pembuatan sumur itu sendiri merupakan inisiasi dari warga untuk keperluan pengairan lahan pertanian. Warga yang curiga lantas iseng-iseng menyalakan air-minyak itu dengan api. Seketika warga pun kaget begitu air-minyak tersebut bisa menyala. "Air yang muncul seperti ada minyaknya," kata dia.
"Lokasi sumur di perkampungan dekat sawah. Tapi pengeboran tidak dilanjutkan karena kondisinya seperti itu. Air-minyak yang muncul berasa asin dan tidak layak konsumsi," tutur dia. Menurut Dimanto, warga sudah lama mengetahui air sumur itu bisa menyala, yakni sekitar satu bulan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi merespons terkait sosok berinisial J yang oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep disebut bakal menjadi Ketua Dewan Pembi
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.