Kebo Bule Keraton Solo Geladi Kirab 1 Sura, Ada yang Ngambek
Kebo bule Keraton Solo geladi kirab Malam 1 Sura. Beberapa kerbau sempat ngambek karena berahi dan kerumunan warga.
Jokowi kemudian memakai kemeja dengan tulisan yang sama namun dengan desain yang berbeda pada Minggu (12/8/2018) pagi ketika dirinya datang ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan keikutsertaan Pemilihan Presiden 2019./Bisnis-Yodie Hardiyan
Harianjogja.com, JAKARTA- Cawapres Ma\'ruf Amin mengaku tak ambil pusing dengan dukungan ulama di Ijtimak Ulama II terhadap rivalnya Prabowo-Sandiaga.
Bakal calon wakil presiden Maruf Amin tak ambil pusing dengan dukungan Ijtimak Ulama Jilid II kepada pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden 2019.
Bukti dukungan para ulama tersebut dengan adanya pakta integritas atau kontrak politik yang diajukan Ijtimak Ulama II serta ditandatangani Prabowo.
"Nggak ada masalah Ijtima Ulama biarin lah mereka [Ijtimak Ulama] mengatakan [dukungan] itu," ujar Maruf Amin di gedung Majelis Ulama Indonesia, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).
Maruf Amin mengaku tak masalah meski Ijtimak Ulama II mendukung Prabowo - Sandiaga. Sebab kata Maruf Amin, sekitar 400 Kiyai dan pengasuh Pesantren sudah menyatakan pilihan pada Pilpres 2019 mendukung pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin.
"Ya kan sebelumnya ada Ittifaq ulama satu hari itu pimpinan pesantren mendukung pak Jokowi dengan saya , Ijtima ulama dukung Prabowo, nggak ada masalah," kata dia.
Ketika ditanya apakah dukungan ulama-ulama tersebut terbagi dua di Pemilihan Presiden 2019, Maruf Amin menjawab dengan santai.
"Ya sama-sama ulama, sama-sama ngaku ulama," kata dia.
Sebelumnya, Ijtimak Ulama II telah resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang. Mereka sepakat dengan pakta integritas atau kontrak politik yang diajukan Ijtima Ulama II.
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak menyampaikan bukti dukungan para ulama ini juga dikukuhkan dengan pakta integritas yang ditandatangani Prabowo Subianto.
"Sudah tuntas dengan penandatanganan pakta integritas oleh Prabowo - Sandiaga. Setelah pakta integritas kita akan menyusun tim kerja agar semua mesin ulama di pusat dan daerah untuk memenangkan Prabowo-Sandi dengan ikhlas tanpa pamrih," kata Yusuf di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Kebo bule Keraton Solo geladi kirab Malam 1 Sura. Beberapa kerbau sempat ngambek karena berahi dan kerumunan warga.
Threads, Instagram, dan TikTok menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengatur rekomendasi konten dan mengendalikan algoritma feed.
UMY membeberkan kronologi anggota intelijen Polda DIY yang diamankan mahasiswa usai aksi demonstrasi. Persoalan diselesaikan melalui dialog.
Program B50 mulai diterapkan 1 Juli 2026. Pemerintah optimistis kebijakan ini dapat menghentikan impor solar C48 dan menghemat devisa Rp157,28 triliun.
10 tips cari penghasilan tambahan saat libur semester, cocok untuk mahasiswa tanpa modal besar dan bisa langsung dicoba.
AKI Indonesia masih 144 per 100.000 kelahiran hidup. Pakar UGM mendorong pemeriksaan prakonsepsi dan perbaikan sistem rujukan untuk menekan kematian ibu.