PENCARI KERJA: Mahasiswa Incar Bekerja di Industri Kreatif Tapi Resahkan Skill

Salsabila Annisa Azmi
Salsabila Annisa Azmi Senin, 17 September 2018 19:35 WIB
PENCARI KERJA: Mahasiswa Incar Bekerja di Industri Kreatif Tapi Resahkan Skill

Ilustrasi pencari kerja/Reuters

Harianjogja.com, JOGJA—Mencari kerja kian hari kian susah, apalagi menyusun rencana ingin bekerja apa dan di mana? Banyak yang mengincar bidang kreatif yang dianggap keren, tetapi skill yang tak memadahi menjadi ganjalan. Akhirnya banyak yang setelah lulus, hanya pasrah pada nasib. Hasilnya tingkat pengangguran yang berasal dari perguruan tinggi pun jumlahnya cukup tinggi.

Bagi Nur Mufidah, 22, pekerjaan impiannya adalah suatu pekerjaan yang sesuai dengan hobinya. Sejak menjalani perkuliahan, Fida langsung tertarik mengikuti organisasi mahasiswa di kampusnya. Di sana lah Fida mulai menyukai terlibat ke dalam proses kreatif pembuatan event-event kampus.

“Karena hobiku adalah mengerjakan sesuatu di bidang kreatif, aku mau pekerjaanku juga di bidang kreatif. Misalnya bisnis design, videographer, dan masuk ke dalam dunia event organizer,” kata mahasiswi semester akhir Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia itu.

Fida tahu persaingan mencari pekerjaan saat ini tidak mudah. Banyak mahasiswa yang dia rasa ambisius dan rajin mengasah skill lapangannya sejak awal masuk kuliah. Seperti mengikuti magang dan kompetisi di luar negeri maupun dalam negeri. Meskipun begitu, tak jarang Fida mendapat curhatan teman-temannya bahwa semua itu masih belum cukup untuk mendapat pekerjaan impian mereka dengan mudah. “Seperti kami sudah merasa cukup dengan kemampuan diri kita, tetapi di luar sana masih banyak yang jauh lebih berkemampuan dibanding kami,” kata Fida kepada Harian Jogja, belum lama ini.

Meskipun tahu pekerjaan impiannya, Fida mengaku masih bingung. Tak bisa dipungkiri meskipun dia menginginkan pekerjaan bidang kreatif yang fleksibel, dia juga masih menginginkan pekerjaan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau di Badan Usaha Milik Negara. “Aku enggak menjadikan PNS pilihan kedua. Aku kan belum tau kedua pilihan itu realitanya seperti apa, jadi sepertinya aku mau daftarin CV-ku ke kedua pilihan itu,” kata Fida.

Mengincar bidang kreatif juga diakui Bagas Wikantyasa, 22, mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Menggeluti studi Advertising di Jurusan Ilmu Komunikasi membuatnya untuk melirik pekerjaan-pekerjaan yang mengharuskan kreativitas tinggi. “Pengennya dapat pekerjaan yang bisa dilakukan di mana saja, tidak terbatas di kantor,” ungkap Bagas.

Anak muda berkacamata ini menyebutkan segelintir pekerjaan impiannya: videographer, video editor, hingga designer. “Pokoknya yang enggak perlu berseragam dan bisa ke mana-mana,” katanya.

Ia menyadari betul bahwa untuk mencapai impiannya itu membutuhkan pengalaman dan skill yang mumpuni. “Penting buat mencari relasi sebanyak-banyaknya, soalnya skill aja nggak cukup untuk mencapai apa yang diinginkan.”

Meskipun berkeinginan untuk menjadi pekerja lepas atau freelance, Bagas tidak menutup kemungkinan untuk menjadi pekerja tetap di sebuah perusahaan. Namun, ia mengaku sudah tidak berminat dengan pekerjaan yang dianggap kuno macam pegawai negeri sipil. “Mungkin belum kepikiran karena belum kepepet,” celetuknya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Lajeng Padmaratri

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online