Temuan Ulat hingga Dugaan Keracunan, SPPG Gagaksipat Boyolali 5 Diadukan
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/07). /ANtara foto-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA - Kapitra Ampera, bekas pengacara imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bersitegang dengan seornag ustaz yang disebut menghina Cawapres Ma\'ruf Amin dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ucapan Ustaz Yahya Waloni yang mencaci maki cawapres KH Maruf Amin, Gubernur NTB Tuanku Guru Bajang (TGB) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, mendapat kecaman dari Kapitra Ampera, mantan pengacara Habib Rizieq Shihab.
“Ungkapan itu tak pantas disampaikan manusia, apalagi ulama,” kata Kapitra Ampera geram di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).
Kapitra yang juga kader PDI Perjuangan ini pun merasa heran, kenapa seorang ulama bisa mencaci maki ulama lainnya. “Ini ulama kok dicaci maki? Ulama apa preman?” ujar Kapitra.
Doktor hukum ini juga mempertanyakan ajaran apa yang dianut Ustaz Yahya Waloni sehingga dia bisa mencaci maki sesama ulama dan tokoh bangsa yang juga beragama Islam.
“Ini ajaran mana? Tak ada di Alquran. Alquran itu mengajarkan hal-hal yang lemah lembut,” ujarnya.
“Ibu Mega itu Islam, kenapa dia mampu caci maki orang Islam? Kenapa Kiai Maruf dan TGB dicaci maki? Ini kesopanan sebagai manusia saja tak ada. Saya ragukan keulamaan ini orang,” tegasnya.
Kapitra mendengar Yahya Waloni adalah seorang mualaf yang baru 4 tahun menganut Islam. “Orang seperti ini yang sebenarnya merusak Islam,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar sejumlah video Youtube dari kanal Cahaya Tauhid yang berisi caci maki oleh Ustaz Yahya Waloni kepada KH Ma’ruf Amin, Tuan Guru Bajang dan Megawati Soekarnoputri.
Oleh Yahya, Kiai Maruf disebut orang tua yang haus kekuasaan, TGB disebut mengejar nafsu duniawi, dan menuding Megawati merusak Islam. Dalam video yang diunggah pada 11 September 2018 dan sudah ditonton lebih dari 86.000 kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Investasi Gunungkidul mencapai Rp797,64 miliar hingga September 2026 atau 92,9% dari target, dengan sektor industri sebagai penyumbang terbesar.
Cesc Fabregas meminta Como melupakan kemenangan 9-1 atas Lens dan fokus menghadapi Inter Milan dalam lanjutan Serie A 2026/2027.
SMPN 2 Bambanglipuro memperkuat budaya sukses pendidikan melalui pengajian rutin bersama orang tua, guru, komite, dan masyarakat.
Kiper PSS Sleman Pedro Caracoci memastikan tim siap menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo dan membidik hasil positif.
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.