Industri hingga UMKM Siap Sambut Wajib Halal Oktober 2026
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, SUKABUMI-Gadis belia korban perdagangan manusia ke Malaysia yakni ES warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya dan saat ini sudah berkumpul lagi dengan keluarganya.
"Sebelum sampai ke rumah di Desa Wangunreja, Kecamayan Nyalindung. Adik [ES] dan kedua orang tua saya sempat dibawa dulu ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan dan setelah itu dipulangkan ke kampung," kata kakak kandung korban Elah di Sukabumi, Jumat (14/9/2018).
Keluarga korban pun berterima kasih kepada media, pemerintah dan aparat keamanan lainnya yang telah membantu ES selama tersesat di Malaysia. khususnya WNI asal Bandung yang sudah lama menetap di Negeri Jiran tersebut, yakni Neng Ai Maryati yang menemukan korban dalam kondisi luntang-lantung dan tersesat.
Bahkan, keluarganya beberapa kali mengucapakan terima kasih kepada WNI itu yang telah merawat hingga mengawal kasus ini sampai ES dipulangkan ke Indonesia (kampung halamannya).
Setelah di kampung ES belum bisa memastikan apa yang akan dilakukannya, apakah akan melanjutkan sekolahnya atau menikah. Namun, karena ES masih berusia 16 tahun kemungkinan melanjutkan sekolahnya yang terputus karena kekurangan biaya.
Sementara, Enok ibu korban menambahkan kejadian ini menjadi pembelajaran bagi keluarganya apalagi baru mengenal orang baru yang mengiming-imingi pekerjaan seperti kepada ES.
"Rencana ke depannya diserahkan kepada ES yang terpenting baik buatnya dan bisa memilah dan memilih lagi setiap kali akan berbuat sesuatu," tambahnya.
Informasi yang dihimpun pada kasus ini Mabes Polri menangkap lima terduga pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yakni Jakin Sudrajat alias JS, Yuliawati alias YL, Imronsyah alias IM, Tamrin dan Alfian Saputra alias AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.