Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Mahfud MD ketika bertemu dengan Ma\'ruf Amin, Senin (10/9/2018) malam./Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Maruf Amin dan Mahfud MD berpelukan, Senin (10/8/2018) malam. Momen itu pun dipuji banyak pihak dan dinilai sebagai tanda bahwa semua pihak telah legawa.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Effendy Choirie misalnya, menilai momen tersebut menunjukkan Mahfud MD legawa atas keputusan Jokowi yang memilih Maruf Amin ketimbang dirinya sebagai bakal calon wakil presiden.
Untuk informasi, Mahfud sempat digadang-gadang menjadi cawapres pendamping Jokowi. Mahfud juga telah melakukan berbagai persiapan. Namun, pada detik akhir penetapan, Jokowi justru mengumumkan Maruf sebagai cawapres.
Lelaki yang kerap disapa Gus Choi itu mengatakan, sikap yang ditunjukkan oleh Mahfud MD merupakan bentuk legawa. Meskipun tak jadi terpilih menjadi cawapres, Mahfud tetap berbesar hati dan menerima semua kenyataan.
"Saya kira Mahfud MD itu negarawan, ketika tak terpilih cawapres dia legawa. Apalagi sudah ketemu kiai (Maruf Amin), saya kira ini bagus," kaya Gus Choi saat ditemui di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).
Gus Choi menjelaskan, Maruf Amin merupakan sosok ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang sangat dihormati.
Sementara Gus Choi juga merupakan seorang kader NU, sehingga sudah pasti Mahfud MD mendukung apa pun keputusan NU yang mendorong Maruf Amin menjadi cawapres.
"Sebagai negarawan harus terima semuanya, dan karena dia (Mahfud) kader NU, maka seluruh kekuatan NU bersatu padu mendukung kiai [Maruf Amin]," tutur Gus Choi.
Sebelumnya, Maruf dan Mahfud tidak sengaja bertemu saat sama-sama menghadiri pernikahan Dimas, putra Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, dan pasangannya Riana di JCC Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2018) malam. Mereka saling berjabat tangan dan berpelukan menempelkan pipi satu sama lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.