HARIAN JOGJA HARI INI: Medsos Jadi Andalan Kampanye

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Senin, 10 September 2018 11:17 WIB
HARIAN JOGJA HARI INI: Medsos Jadi Andalan Kampanye

Harian Jogja Hari Ini edisi 3.608, Senin Pon (10 September 2018)./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, JOGJA—Calon anggota legislatif (caleg) di DIY menyadari besarnya potensi pemilih milenial dalam Pemilu 2019. Mereka memanfaatkan medsos untuk mendulang suara, tanpa meninggalkan cara-cara kampanye konvensional.

Konsol Terlaris Tinggal Nama
Perusahaan elektronik Sony telah menutup layanan perbaikan untuk konsol gim PlayStation 2 besutannya, lebih dari 18 tahun setelah kelahiran konsol tersebut. Kebijakan ini menyusul tidak diproduksinya lagi PS2 pada 2012 lalu. Berikut laporan yang dihimpun wartawan Harian Jogja, Galih Eko Kurniawan, dari berbagai sumber.

Pemda Siapkan Subsidi Rp112 Miliar
JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY akan menyerahkan pengelolaan Trans Jogja secara penuh kepada PT Anindya Mitra Internasional (AMI) pada 2019. Saat ini, anggaran yang sudah masuk perencanaan adalah sebesar Rp112 miliar.

3 Tahun Guru Madrasah Tak Terima Tunjangan
JOGJA—Belum juga mendapatkan kejelasan pencairan tunjangan kinerja (tukin), sejumlah guru nonsertifikasi dari lingkup madrasah mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY), Jumat (7/9) sore.

Telat Tanam Hasil Tembakau Tak Maksimal
KALASAN—Sejumlah petani tembakau di Kecamatan Kalasan yang mulai menanam pada Juli, mulai khawatir hasil panen tak maksimal. Saat ini tanaman yang baru ditanam diserang suhu dingin, sehingga kualitas tembakau tidak baik.

446 Bacaleg DPRD Segera Ditetapkan
BANTUL-Sebanyak 446 bakal calon legislatif (bacaleg) yang masuk dalam daftar calon sementara (DCS) segera ditetapkan menjadi calon tetap. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menganggap sebanyak 446 bacaleg memenuhi syarat sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul dalam Pemilu 2019 mendatang.

Tanggul Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Waswas
WATES—Warga Durungan dan Kedungdowo, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, khawatir dengan tanggul Sungai Serang yang tak kunjung diperbaiki. Padahal tanggul sepanjang 30 meter itu rusak sejak musim penghujan 2017.

Kesehatan Jiwa Butuh Payung Hukum
WONOSARI—Penanganan kesehatan jiwa di Gunungkidul membutuhkan payung hukum karena kasus bunuh diri di Bumi Handayani yang sudah tergolong genting.

Agama & Etnis Bukan Penyebab Konflik
SLEMAN-Agama dan etnis bukanlah penyebab munculnya kekerasan dan konflik yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia selama dua dekade terakhir. Sebaliknya, keduanya bisa menjadi alat penyatu dan menjadi resolusi konflik apabila seluruh elemen membuka ruang dialog dan komunikasi di publik.

BPJSK & BPJS TK Bak Saudara Kembar Berbeda Nasib
JAKARTA—Anggota Komisi IX DPR RI Siti Masrifah menyebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) dan BPJS Kesehatan (BPJSK) seperti saudara kembar yang berbeda nasib. BPJSK dengan segenap problematika mencatatkan defisit dari tahun ke tahun. Sedangkan BPJS TK senantiasa bertumbuh dengan total dana kelolaan per Juli 2018 senilai Rp333 triliun.

Edukasi Fidusia Digelar
JAKARTA—Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) gencar mengedukasi soal jaminan fidusia kepada masyarakat. Program ini digelar karena masih ada praktik jual beli jaminan fidusia tanpa izin tertulis dari perusahaan pembiayaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online