Dampak Perusahaan Ritel Terlanjur Pungut PPN 12 Persen, DPR Akan Panggil Sri Mulyani
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyatakan dalam waktu dekat akan memanggil jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam rangka membahas polemik soal kenaikan PP
Ilustrasi: Warga mengenakan topeng pasangan Capres Cawapres Joko Widodo-Ma\'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/8/2018). Aksi tersebut sebagai bentuk suka cita dan dukungan masyarakat kepada kedua pasangan yang maju pada Pilpres 2019 serta berharap pilihan Presiden 2019 berjalan dengan aman dan damai./ANTARA-Mohammad Ayudha
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah tokoh muslim disurvei untuk mengetahui arah dukungannya kepada capres dan cawapres peserta Pilpres 2019.
lingkaran Survei Indonesia Denny JA melakukan survei pemilih Muslim berdasarkan beberapa kategori.
Hasil survei tersebut dipaparkan di kantor pusat Lingkaran Survei Indonesia Denny JA di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (24/8/2018).
Hasil survei untuk kategori ulama atau tokoh yang paling didengar, pasangan Jokowi-Ma’ruf mampu meraih suara dari 5 tokoh plus satu tokoh lainnya yang menjadi objek survei. Sementara itu pasangan Prabowo-Sandi hanya mendapatkan suara dari 3 tokoh.
Pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapatkan suara dari Ustaz Yusuf Mansur yang memiliki basis suara sebesar 14%, KH Ma’ruf Amin dengan basis suara 8%, KH Said Aqil Siraj dengan basis suara sebesar 2,1%, dan mendapatkan suara dari tokoh Din Syamsudin dan Tuan Guru Bajang.
Pasangan Jokowi-Ma’ruf juga mendapatkan dukungan dari segmen tokoh tertentu dengan basis suara sebesar 10,2%.

Prabowo-Sandi mendapatkan suara dari 3 tokoh, yaitu Ustaz Abdul Somad dengan basis suara 20,2%, Habib Rizieq Shihab yang memiliki basis suara sebesar 7%, dan Amien Rais dengan basis suara 5,8%.
Kedua pasangan masih memiliki kesempatan untuk meraup suara dari segmen dengan basis suara sebesar 30,5%, segmen tersebut termasuk dalam orang yang belum menjawab atau yang belum menentukan pilihannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyatakan dalam waktu dekat akan memanggil jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam rangka membahas polemik soal kenaikan PP
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.