PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) menyapa tamu saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/8/2018)./ANTARA FOTO-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA-Saat menghadiri upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo mengenakan busana adat dari Aceh.
"Ini pakai baju Aceh, negara kita kan ada dan tradisinya banyak sekali, pakaian adat ada ratusan bahkan mungkin ribuan mungkin. Jadi banyak pilihan dan yang kita pilih ini," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (17/8/2018).
Busana yang dikenakan berupa beskap hitam dan celana hitam dengan selendang merah kecil yang diselempangkan di bahu kanan, sarung merah yang dipakai di bawah beskap dan tidak lupa tutup kepala berwarna kuning merah serta tanda jasa di dada kanan.
Tahun lalu, Presiden mengenakan pakaian adat dari Tanah Tumbu, Kalimantan Selatan.
"Ini dijahit, dijahit sendiri," tambah Presiden.
Presiden membawa cucunya, Jan Ethes Srinarendra yang juga mengenakan baju adat berupa beskap dan sarung kecil. Ethes pun tampak ceria dengan melambaikan tangan serta membuat gerakan "kiss bye" kepada para wartawan.
Mendampingi Presiden, hadir juga putra pertama Presiden , Joko Widodo Gibran Rakabuming.
Presiden pun berharap di hari kemerdekaan ke-73, bangsa Indonnsia dapat menjaga persatuan dan kesatuan.
"Spiritnya saya kira kita harus optimis, membangun kerukunan, persatuan, kesatuan, kita harus memberikan porsi lebih banyak kepada kerukunan, kesatuan, persatuan, karena stabilitas politik, stabilitas keamanan adalah modal paling fundamental dalam membangun negara ini," kata Presiden.
Pakaian Makassar
Sedangkan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, menurut Presiden mengenakan baju adat dari Makassar.
Para pejabat negara dalam upacara tersebut juga mengenakan baju adat pilihannya masing-masing, misalnya Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla mengenakan baju adat Bugis, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengenakan baju adat Sikka dari Nusa Tenggara Timur.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengenakan baju adat Sulawesi, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengenakan kain ulos batak toba, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengenakan baju adat Betawi, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengenakan baju adat batak Mandailing.
Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara dalam upacara tersebut, teks proklamasi dibacakan ketua DPR Bambang Soesatyo, pembacaan doa oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Sementara, Tarrisa Maharani Dewi dari Jawa Barat terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih sedangkan Ruth Celine pembawa duplikat bendera Merah Putih, Kolonel Arhanud Tri Sugiyanto, S.Sos didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.