Baru Saja Jadi Jubir, Farhat Abbas Langsung Remehkan Sandiaga Uno

Newswire
Newswire Selasa, 14 Agustus 2018 08:50 WIB
Baru Saja Jadi Jubir, Farhat Abbas Langsung Remehkan Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno./Suara.com-Ummi Hadyah Saleh

Harianjogja.com, JAKARTA- Pengacara Farhad Abbas dipilih jadi jubir tim pemenangan Jokowi. Baru saja dipilih ia langsung memulai serangan.

Farhat Abbas langsung melancarkan kritik kepada lawan, setelah menjadi Juru Bicara Tim Kampanye Bakal Calon Presiden dan Bakal Calon Wakil Presiden Jokowi – Maruf Amin.

Ia menilai, bakal capres rival, Prabowo Subianto, telah salah langkah karena memilih Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden pendamping.

Pengacara kontroversial tersebut menegaskan, kubu Jokowi – Ma\'ruf Amin baru merasakan takut kalau Prabowo jadi memilih putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapresnya.

”Sandiaga Uno bukan tandingan yang berat bagi kami. Justru sebenarnya, yang kami takutkan itu kalau Prabowo dengan AHY. Kalau dengan Sandiaga, kami tak massalah,” kata Farhat saat ditemui di Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Farhat menjelaskan, Sandiaga belum memunyai elektabilitas yang baik, justru di bawah rata-rata. Sementara AHY memunyai tingkat kemungkinan terpilih cukup baik.

Ia juga mengatakan, keputusan Sandiaga Uno melepas jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta demi menjadi cawapres Prabowo juga tak tepat.

Seharusnya, kata Farhat, Sandiaga Uno meniru sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tak mau menjadi peserta Pilpres 2019.

"Seharusnya Sandiaga meniru Anies. Dia kan punya peluang besar. Tidak hanya berkesempatan jadi cawapres, tapi capres. Tapi dia tidak gunakan itu," tutup Farhat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online