Politik Tengah Panas, Aktivis Malah Minta KPK Selidiki Kasus Cak Imin

Newswire
Newswire Rabu, 08 Agustus 2018 08:50 WIB
Politik Tengah Panas, Aktivis Malah Minta KPK Selidiki Kasus Cak Imin

Muhaimin Iskandar/Harian Jogja-Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, JAKARTA- Di tengah gentingnya situasi politik jelang penutupan pendaftaran capres dan cawapres, nama Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di seret ke kasus dugaan korupsi. Cak Imin saat ini tengah digadang-gadang sebagai cawapres pendamping Jokowi.

Jaringan Aktivis Reformasi Indoensia 98 mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperbarui penyelidikan kasus dugaan suap terkait pembahasan dana optimalisasi Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) pada 2014.

Kasus tersebut diduga melibatkan mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) saat itu, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Intinya Jari 98 mendukung dan minta KPK memublikasikan kasus yang diduga melibatkan Muhaimin Iskandar, sudah sejauh mana," kata Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).

Menurut Willy, publik kekinian masih menunggu perkembangan kasus tersebut. KPK diharapkan agar terus menegakan supremasi hukum di Indonesia.

"Soal penegakkan supremasi hukum dan transparansi publik. Sampai sekarang publik tunggu kelanjutan kasus tersebut," katanya.

Sebelumnya, Lembaga Pengawasan Untuk Negara Terhadap Virus Korupsi mendatangi gedung KPK untuk melaporkan dugaan korupsi di Kemenakertrans pada 9 Juni 2014.

Diduga, terjadi tindak pidana korupsi terkait proyek sistem ketenagakerjaan di Kementerian yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar saat itu. Dugaan tersebut berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan pada tahun 2011.

Terhadap laporan ini, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) juga sudah datang ke KPK meminta untuk menindaklanjutinya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online