Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
SMA Muhammadiyah Al-Mujahidin, membacakan ikrar antiradikalisme, Senin (14/5)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, SURABAYA - Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dinilai kebal terhadap radikalisme yang belakangan marak ditemukan di Tanah Air.
Pengamat masalah terorisme dan radikalisme dalam Islam dari Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Al Chaidar, menyebut sistem pendidikan agama Islam yang dikembangkan Nahdlatul Ulama (NU) terbukti kebal terhadap pengaruh radikalisme.
"Radikalisme ini sangat susah masuk ke lingkungan orang NU. Mereka sudah memiliki sistem informasi keagamaan sendiri yang tidak bisa dimasuki teroris," kata Al Chaidar saat menjadi pembicara di "Diskusi Interaktif tentang Kajian Religius Ekstremisme dalam Perspektif Psikologi dan Sosiologi" yang digelar Universitas Nahdaltul Ulama Surabaya (Unusa) di Surabaya, Senin (23/7/2018).
Menurut Chaidar, sistem pendidikan keagamaan di NU itu juga sama dengan sistem keagamaan tradisional. NU telah memiliki pemahaman dan metode membahas persoalan agama secara lebih komprehensif dibanding kelompok teroris.
"Jika tradisi ini hilang maka akan sulit bagi Indonesia untuk mempertahankan diri dari paparan radikal. Makanya jangan sampai kaum tradisional itu hilang," kata dosen ilmu politik itu.
Berkaca dari hal itu, Chaidar menilai penguatan pendidikan agama adalah kunci untuk membentengi mengakarnya radikalisme di Indonesia.
"Sebenarnya tidak benar bahwa mahasiswa mudah terpapar radikalisme dan terorisme. Karena memang di kampus selalu dikembangkan cara berpikir yang logis dan metodologis," ujarnya.
Dirinya menyoroti minimnya pendidikan agama di perguruan tinggi sehingga hal itu dijadikan peluang oleh para penebar paham radikalisme, fundamentalisme dan terorisme.
"Saya rasa mahasiswa akan semakin gersang sehingga mudah dibodohi oleh teroris. solusi mudahnya materi pendidikan agama itu harus diperkuat. Sehingga isu-isu agama dapat dibedah dengan tuntas," kata Chaidar.
Selain Al Chaidar, pakar psikologi perkembangan remaja dan psikologi religiusitas yang juga dosen Fakultas Psikologi UGM Yogyakarta juga menjadi pembicara dalam seminar tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Pendaftaran TKA SMA 2026 gratis hingga 27 September. Cek hal yang harus diperhatikan sekolah dan murid, mulai dari data peserta hingga pilihan mata pelajaran.
Kebakaran lahan di Gunung Gede Pangrango seluas 1 hektare berhasil dipadamkan. Pendakian ditutup sementara 7-11 Agustus 2026, refund difasilitasi BBTNGGP.
OpenAI memperlambat sebagian pengembangan AI Astra setelah hasil pengujian menunjukkan kemampuan keamanan sibernya berpotensi mencapai level Critical. Pengamana
Burnout dapat membuat seseorang lebih mudah marah dan impulsif di media sosial. Psikolog Ratih Ibrahim mengingatkan burnout bukan alasan untuk merugikan orang l
John Herdman: "Dewa sepakbola tak berpihak" usai Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 ditahan 1-1 Singapura. Fokus kini ke FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai tu